Dibantu DPW HIKMA Kaltara, Begini Nasib Samsul Sekarang

oleh
oleh
Walikota Tarakan sekaligus Ketua DPW Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA) Provinsi Kaltara dr. Khairul beserta pengurus menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada Samsul. Foto: Istimewa

TARAKAN, Kaltaraaktual.com– Walikota Tarakan sekaligus Ketua DPW Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA) Provinsi Kaltara dr. Khairul beserta pengurus menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada Samsul.

Khairul mengatakan, aksi sosial yang dilakukan adalah sebagai bentuk kepedulian HIKMA kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Tugas Paguyuban kan di sitU. Harapan saya Paguyuban lainnya juga seperti itu. Selain itu, kebetulan ada warga Hikma yang terlantar pulang dari Malaysia tidak ada kerjaan di sana (Juata Permai) serta punya anak kecil dua, bahkan ditinggal istrinya dan kehilangan pasport,” ujar Khairul.

Walikota Tarakan aktif ini menuturkan, Syamsul berjuang menghidupi anak-anaknya yang berusia tiga tahun dan tiga bulan dengan cara berjualan di pinggir jalan sekaligus tempat tinggalnya, apalagi Samsul ditinggal mantan istrinya, sehingga ia berjuang sendirian.

“Jadi kita memang kalau organisasi Hikma lebih banyak kegiatan sosial membantu warga perantauan,” jelasnya.

Dirinya bersama pengurus HIKMA Kaltara juga sedang memikirkan langka selanjutnya untuk membantu Syamsul selain memberikan tempat tinggal yang layak. “Ini lagi kami pikirkan bagaimana agar tempat tinggal yang bisa ditempati sementara, dan Hikma lagi berpikir untuk meminjam tempat atau segala macam sebagai lokasi usaha. Apalagi dia jualan di badan jalan dan itu merupakan area milik pemerintah serta kawasan GSB lokasi pelebaran jalan 50 meter,” ujarnya.

Sementara itu, Syamsul berterima kasig atas kepedulian dan bantuan yang diberikan DPW HIKMA Kaltara.

“Saya sangat berterima, dan salut kepada Wali Kota Tarakan yang sudah turun langsung ke lapangan untuk memperhatikan warganya yang terlantar di pinggir jalan seperti saya,” ucapnya.

Informasi sebelumnya, Syamsul bersama putrinya merupakan warga asal Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menempati sebuah gubuk berukuran 1×2 meter di Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara. (pri/KA)

x

Tinggalkan Balasan