Pemprov Kaltara Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Sambut Tahun Baru 2022

oleh
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com
Untuk pertama kali doa bersama lintas agama yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dihadiri langsung Gubernur Zainal A. Paliwang bersama Sekertaris Provinsi (Sekprov), Suriansyah dan Bupati Bulungan, Syarwani acara juga secara terbatas dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama dan masyarakat, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov dan perwakilan untuk menyongsong tahun baru 2022 betempat di Lapangan Agatish (31/12).

“Kita menyambut tahun baru 2022 beberapa menit lagi. 2021 kita tinggalkan dan kita harus melaksanakan evaluasi terhadap apa-apa yang kita lakukan, untuk perbaikan di tahun 2022,” ajak Gubernur Zainal pada sambutannya.

Menurut gubernur harus ada evaluasi kinerja setiap tahunnya yang mana dalam 2 tahun ini, masyarakat telah menjalankan protokol kesehatan menghadapi pandemi.

“Alhamdulillah Provinsi Kaltara, hanya dua wilayah yang masih zona 2 sedangkan yang lainnya sudah zona 1,” ujarnya

Gubernur mengungkapkan terima kasihnya kepada jajaran panitia yang mampu melaksanakan kegiatan yang direncanakan pada sehari sebelumnya dengan baik.

“Kepada seluruh panitia yang sudah melaksanakan tugas yang diperintahkan, walaupun hanya satu hari, alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik. Kita bersyukur kepada ALLAH SWT telah merestui kegiatan kita pada malam hari ini terbukti hujan sudah tidak turun lagi. Mari kita laksanakan doa bersama secara khusyuk dan semoga di ijabah oleh ALLAH SWT dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan demi mewujudkan Kalimantan Utara yang Berubah Maju dan Sejahtera,” harap gubernur mengakhiri sambutannya.

Doa bersama ini digelar sebagai bentuk syukur atas apa yang telah didapat di tahun 2021, serta menyambut tahun baru 2022. Bupati Bulungan menanggapi positif pilihan Pemprov Kaltara dalam menyambut tahun baru, yang diisi dengan kegiatan doa bersama lintas agama.

“Harapannya untuk masyarakat Bulungan dan Kalimantan Utara menyambut tahun baru ini kita menjaga rasa saling hormat-menghormati, toleransi antar umat dan suku yang menjadi kekuatan dan modal untuk membangun Kalimantan Utara,” ujarnya pada Jurnalis DKISP Kaltara.

Dirinya mengajak 2022 harus menjadi semangat baru untuk bersama berbenah, membangun Kalimantan Utara yang lebih maju di segala bidang.

“Terkhusus Bulungan, sebagai bagian dari upaya kita memajukan Kaltara kedepannya, bersama-sama dan kita mengapresiasi apa yang telah digagas oleh pak gubernur. Doa bersama ini bisa kita jadikan tradisi tahunan sehingga disamping kita berusaha dan berikhtiar membangun Kaltara, tentu kita juga berharap rahmat dan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan pembangunan di Kaltara ke depannya” ajaknya.

Sementara itu Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kaltara, Ida Bagus Sidaraharja menilai ini sebagai hal yang baik antar umat beragama di Kaltara untuk selalu menjalin kebersamaan.

“Selama ini mungkin kita masih sendiri-sendiri dalam merayakan. Dan ini kita berdoa dan berdoa itu tidak ada yang tidak baik. Ini mempererat kerjasama antar umat dan toleransi beragama dan ini adalah modal membangun Kaltara. Kami umat hindu mendukung program pemerintah, dengan adanya doa bersama ini juga kami merasa tidak terpinggirkan,” ungkap Bagus.

Terakhir Ketua FKUB Kaltara, Abdul Djalil Fatah memuji dukungan pemprov yang pertama kali melaksanakan doa bersama lintas agama dalam menyambut tahun baru, sejak 9 tahun berdiri. “Ada perubahan dalam merajut kerukunan umat beragama di Kaltara yang baru berumur 9 tahun ini, jadi ini baru pertama kita lakukan dan langsung dapat perhatian penuh dari bapak gubernur,” pungkasnya singkat. (CHAI/DKISPKaltara)

x

Tinggalkan Balasan