Tingkatkan Sinergi Stakeholder, BKP Tarakan Tinjau PLBN Labang

oleh
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Balai Karantina Pertanian (BKP) Tarakan
memantau progres pengerjaan pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Labang, Senin (26/07).

Satu-satunya beranda perbatasan NKRI yang dilintasi jalur sungai, PLBN Labang berada di Kecamatan Lumbis Pansiangan Kabupaten Nunukan. Membutuhkan waktu setidaknya 4 jam via sungai dari Desa Mansalong, Kab. Nunukan untuk sampai di PLBN ini.

Kepala Balai Karantina Pertanian Tarakan A.M Alfian bersama jajaran CIQS berkesempatan meninjau area kedatangan, keberangkatan serta ruangan dari CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) serta instansi lain, areal perkantoran dan wisma untuk pegawai yang bertugas di PLBN.

Alfian mengatakan, dirinya berupaya agar kedepannya Petugas Custom Immigration Quarantine Security (CIQS) dan stakeholder di PLBN ini dapat bersinergi di lapangan terkait tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Kita ingin realisasi di lapangan dapat terjalin dengan baik dalam penanganan permasalahan perbatasan khususnya di wilayah Labang dan sekitarnya,” ucapnya.

Peninjauan ini dimaksud sebagai langkah meningkatkan sinergi dengan stakeholder dan sebagai dasar penentuan personil CIQS yang akan ditugaskan di PLBN Labang.

“PLBN ini adalah salah satu representasi kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat perbatasan. Dari hasil pemaparan yang dilakukan penanggung jawab proyek, hingga saat ini progres fisik telah mencapai 48 persen dan diperkirakan rampung bulan November tahun ini,”  tutur Alfian.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Karantina Pertanian Tarakan juga ikut berpartisipasi dalam lawatan kerja JKK SOSEK Malindo (Jawatan Kuasa Kerja, Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia) dan MKN Sabah (Majelis Keselamatan Negara) sebagai Delegasi Malaysia di Labang. Lawatan oleh pihak Malaysia juga dimaksud untuk meninjau lokasi pembangunan lokasi PLBN Labang.

Pertemuan ini diharapkan dapat membangun sinergi antara dua negara Indonesia dan Malaysia, khususnya mempermudah aktifitas legal masyarakat di perbatasan Labang, Kalimantan Utara sesuai dengan perjanjian kedua negara, Sosek Malindo.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Kesehatan Pelabuhan, Kepala Karantina Ikan Tarakan, Kepala Imigrasi dan Bea Cukai Nunukan.  (**)

Print Friendly, PDF & Email

x

Tinggalkan Balasan