Bupati KTT Harap Pelestarian Seni Bela Diri Kuntaw Tetap Terjaga

oleh
oleh

TIDENG PALE, Kaltaraaktual.com– Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengapresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Disdikbud KTT Open II Tahun 2022 Jenjang SD, SMP, SMA Sederajat se-Kalimantan Utara.

“Semoga para atlit pencak silat pelajar dari berbagai kabupaten kota di Kalimantan Utara menghadirkan penampilan terbaiknya untuk menjadi juara pencak silat pelajar terbaik yang akan mewakili Kalimantan Utara di tingkat nasional,” ujar Ibrahim Ali, Kamis (25/08/22).

Menurut Ibrahim Ali pencak silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari kepulauan Nusantara. Pencak silat  banyak diminati orang Indonesia, karena pencak silat juga sebagai olahraga bela diri yang di pengaruhi aspek sosial budaya dan agama.

“Sebutan kita di Kalimantan Utara pencak silat adalah Kuntaw, olahraga ciri khas kita bersama,” tuturnya.

Bupati Tana Tidung menjelaskan, bahwa pencak silat merupakan aset bangsa untuk terus di lestarikan dalam berbagai even perlombaan demi menjaga dan mempertahankan kearifan lokal dari generasi ke generasi.

“Saya berharap semoga dengan digelarnya kejuaraan pencak silat tingkat pelajar ini, dapat memupuk rasa cinta dan kebanggaan akan warisan seni bela diri tradisional,” jelasnya.

Tidak lupa Bupati muda ini juga memberikan pantun yang berbunyi
Pergi ke tambak menjahit pukat, pukat dijahit dibawah pohon perengat, pencak silat bukan soal siapa yang kuat tetapi soal bakat tangkas dan cepat.

Pantun kedua, makan roti bersama cokelat, sambil minum kopi sungguhlah nikmat. Mari bersama beradu silat, jadilah pemenang yang bermartabat. (Ka)

Print Friendly, PDF & Email

x

Tinggalkan Balasan