Terlibat Narkoba, Pelajar dan Oknum Tenaga Honorer Ditangkap

oleh
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Jajaran Polsek Sebuku berhasil mengamankan komplotan perdaran narkoba di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Sabah, Malaysia.

Dari hasil pengungkapan ini, anggota Polsek Sebuku turut mengamankan tiga orang pelaku yakni YH warga Kecamatan Sebuku, serta AS dan BD merupakan warga Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan.

Terungkapnya kasus ini, Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Siswati menjelaskan, setelah personel Polsek Sebuku berhasil meringkus salah satu pengedar narkoba, pada 10 September 2022 lalu yang berinisal YH.

Dari tangan YH tersebut, lanjut Siswati, petugas mendapatkan barang bukti berupa tujuh paket sabu siap edar dengan berat 0,86 gram. Usai mendapatkan barang bukti, YH kemudian digelandang ke Polsek Sebuku guna penyidikan lebih lanjut.

“Dari YH ini petugas mendapatkan kabar, akan ada upaya pengiriman narkoba yang dilakukan dua pelaku lainnya AS dan BD di Sebuku,” jelas Siswati melalui siaran persnya, Minggu (19/10/2022).

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Siswati menerangkan, anggota dari Polsek Sebuku langsung melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil mengamankan AS beserta barang bawaannya, di sebuah pondok kebun.

“AS kita amankan saat sedang berada di pondok dengan barang bawaannya, diduga pelaku hendak menunggu seseorang, yang akan mengambil barang bawaannya,” terang pewira berpangkat balok dua itu.

Siswati mengatakan, AS yang tidak berkutik saat diamankan selanjutnya dilakukan penggeledahan badan dan barang bawaannya, hasilnya petugas mendapatkan satu bal sabu yang dikemas menggunakan kemasan wafer dan disimpan di dalam kardus.

“Berat sabunya sekitar 47,78 gram, dari pengakuan AS paket sabu yang dibawanya tersebut untuk diberikan kepada seseorang berinisal PR, tapi saat penyelidikan di lapangan yang akan mejemput paket sabu tidak muncul,” kata Siswati.

Tidak hanya itu, Siswati mengungkap, petugas Polsek Sebuku juga menerima informasi dari AS, bahwasanya paket sabu yang hendak diberikannya kepada PR baru diambilnya dari rumah pelaku lainnya berinisial BD.

“Tanpa membuang waktu, petugas yang telah mengamankan AS dan paket sabunya langsung kembali bergerak untuk mengamankan BD dikediamannya, untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,,” ungkap Kasi Humas Polres Nunukan.

Siswati memastikan, kasus peredaran sabu yang dilakoni YH, AS dan BD ini akan terus dikembangkan lebih lanjut, termaksud melakukan penyelidikan asal-usul satu bal paket sabu yang didapat dari AS dan BD.

“Kan kalau dari kardus yang ada, paket sabu itu dikirim atas nama Ibu Samsiah dari Kota Tarakan, tapi hal ini masih perlu penyidikan lebih lanjut, kan bisa saja nama dan alamat pengirim itu palsu untuk mengelabui petugas,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang ada, Siswati menyebutkan, dua dari tiga pelaku yang berhasil diringkus personel Polsek Sebuku yaitu AS dan BD, diketahui tercatat sebagai pelajar dan oknum pegawai non ASN (honorer) disalah satu instansi pemerintahan.

“Kalau dari data yang ada, AS ini masih tercatat sebagai pelajar sedangkan BD diketahui bekerja sebagai tenaga honorer, tapi akan kita pastikan lagi dengan meminta keterangan dari asal sekolah dan tempat bekerja AS dan BD,” sebut Siswati.

Dalam pengembangan kasus ini, Siswati membeberkan, petugas berhasil mengamankan barabg bukti berupa tujuh paket sabu ukuran kecil siap edar, satu bal paket sabu, dua unit hanrpone, satu unit motor dan kardus yang digunakan untuk pengiriman sabu.

Siswati menambahkan, kasus ini sudah dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan, guna pengembangan lebih lanjut termaksud melakukan penahanan terhadap para pelakunya di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Nunukan.

YH, AS dan BD akan dijerta dengan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*red)

Print Friendly, PDF & Email

x

Tinggalkan Balasan