Kurangi Blank Spot di Pedalaman, Kini On Proses Dibangun 12 BTS Tower di Krayan Oleh BAKTI Kominfo RI

oleh
oleh
Ilustrasi tower BTS. Foto:kompas.com

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Program pemerintah pusat mengurangi  Blank Spot yang ada di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara, termasuk di Krayan, Kabupaten Nunukan saat ini sedang dibangun 12 Base Transceiver Station (BTS) tower oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian (Diskominfotik dan Persandian) Kabupaten Nunukan, Kaharuddin, SS.  mengatakan, di Krayan saat ini sedang dibangun 12 BTS tower, sebelumnya Kabupaten Nunukan mendapatkan alokasi sebanyak 146 tower, namun yang terpasang sejak tahun 2020 hingga akhir 2023 baru lebih dari sepuluh tower atau baru sekitar lebih dari 10 persen, dan pembangunan tower kembali dilanjutkan hingga saat ini masih sementara berproses.

“Di Krayan sementara sedang dibangun 12 Tower, dan memang ini menjadi salah satu program pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo cq Bakti untuk mengurangi  Blank Spot yang ada di wilayah Krayan terutama wilayah perbatasan dan pedalaman, saat ini masih dalam proses,” terang, Kaharuddin, Rabu (19/6/24).

Kepala Dinas Kominfotik dan Persandian Nunukan, Kaharuddin. Foto: simpatik/diskominfonnk

Menurut Kaharuddin, melalui Camat setempat ia menerima laporan terkait pembangunan Tower yang sementara sedang dibangun.

“Kami menerima laporan dari Camat di Kecamatan terkait pembangunannya, seperti bahan sudah ada di lokasi, pembangunan sudah berjalan dan kami juga meminta kepada camat setempat agar dibantu proses pembangunannya karena ini juga merupakan kebutuhan masyarakatnya,” tutur Kaharuddin.

Kaharuddin juga berharap BTS 4G di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) ini memiliki bandwidth yang cukup untuk memenuhi ekspektasi kebutuhan masyarakat.

“Kita bersyukur ada perhatian dari pemerintah pusat, namun kami mendapatkan informasi bahwa bandwidth BTS yang terpasang ini hanya sebesar 50  Mbps. Kami juga sampaikan, apabila pemasangan tower tolong bandwidth juga dikuatkan, karena kalau hanya 50  Mbps untuk masyarakat itu masih sangat kurang tidak cukup apalagi bila digunakan banyak orang,” imbuhnya. (nvl/*hm/diskominfonnk)

Print Friendly, PDF & Email

x

Tinggalkan Balasan