NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Dari 10 desa yang berada di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Menurut informasi warga setempat, 8 desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, terendam banjir.
Kahar, warga setempat mengatakan, curah hujan tinggi tersebut sejak 31 desember 2020, di awali hujan deras hingga saat ini masih dalam kondisi curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan meluapnya sungai di negara tetangga Malaysia sampai ke sungai Sembakung yang berdampak pada rumah warga terendam banjir.
“Sampai sekarang masih kondisi banjir, khususnya di Desa Atap dusun Tembulunu, dan di dalam rumah saya sendiri juga masih kebanjiran, tingginya sekitar 70 cm,”ujar Kahar saat di hubungi via seluler, Minggu (17/01/2021).

Disinggung terkait bantuan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kahar mengatakan belum mendapatkan bantuan.
“Terimakasih, sekarang ini, TNI-Polri sudah membantu juga, kami diberikan beras. Tapi klo Pemkab Nunukan belum ada bantuan, namun informasi yang kami dapatkan Pemerintah Kabupaten Nunukan masih membahas bantuan melalui regulasi yang jelas”terang Kahar.
Sementara itu Hasan, Kasubid Kedaruratan BPBD Nunukan, menjelaskan saat ini di Kecamatan Sembakung mencapai ketinggian air 4,4 meter.
“Untuk kondisi disana sampai saat ini, kondisi banjir masih terjadi, tapi info dari BPBD tingkat kecamatan banjir yang terjadi mulai turun, perlahan” kata Hasan saat di hubungi melalui sambungan telepon Whatsaap. Minggu (17/01/2021).
Hasan menuturkan, BPBD Kabupaten tetap melakukan koordinasi intens dengan pihak Kecamatan, adapun langkah-langkah yang sudah dilakukan ialah dengan meninggikan tempat dan mengamankan barang-barang dirumah warga, sehingga warga tidak mengungsi.
“Kami bersyukur, dari BPBD Provinsi, teman Tagana, TNI-Polri juga sudah turut membantu, terutama membantu mengamankan barang-barang warga ketempat yang lebih aman,”ujarnya Hasan.

“Menurut laporan yang kami terima, tidak ada pengungsi di delapan desa yang terdampak banjir yang mengungsi, tapi jika di persenkan,sekitar 80 persen Kecamatan Sembakung ini terendam banjir. Di sisi lainnya, kami juga berterimakasih dengan adanya tambahan personil BPBD Provinsi dan dari Kabupaten Malinau yang turut membantu,”lanjut dia.
Adapun soal bantuan sosial, Hasan mengatakan sementara ini sudah ada bantuan dari beberapa perusahaan setempat.
“Alhamdulillah, sejak kemarin ada bantuan dari perusahaan, dan sudah tersalurkan kepada warga yakni berupa bantuan beras dan bahan makanan lainnya,”demikian. (***)



