Dermaga Jang Kida Sembakung Permudah Masyarakat Wilayah III ke Kota Tarakan

oleh
oleh
Dermaga Jang Kida di Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Foto:simpatik/dishubnunukan

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Dermaga Jang Kida di Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dipastikan akan mengakomodir kebutuhan masyarakat dibeberapa kecamatan di wilayah III lainnya, seperti masyarakat di kecamatan Sembakung Atulai, Kecamatan Sebuku dan Kecamatan Tulin Onsoi terkait akses yang menghubungkan jalur transportasi laut ke Kota Tarakan.

“Karena salah satu akses masyarakat dari wilayah tiga menuju Kota Tarakan, melalui Kecamatan Sembakung,” ungkap Munawir Kasi Prasarana Perhubungan Laut Perairan dan Perkeretaapian, Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, (17/02/23).

Dirinya menjelaskan, sesuai skedul kegiatan, setelah dilakukan observasi lapangan, rancangan proyek pembangunan Dermaga Jang Kida, mulai ditenderkan pada bulan Maret 2023 mendatang. Selanjutnya, kegiatan pekerjaan diasumsikan sudah bisa dilakukan pada bulan April 2023.

“Untuk penyelesaian pembangunnya, estimasi waktu yang dibutuhkan antara tujuh hingga delapan bulan, diperkirakan Dermaga Jang Kida sudah siap antara bulan Nopember hingga bulan Desember akhir tahun,” jelas Munawir.

Munawir menyebutkan bahwa keberadaan Dermaga Jang Kida tentunya akan membuka keterisoliran wilayah, meningkatkan pembangunan secara signifikan untuk Kecamatan Sembakung.

“Tentunya perkembangan perekonomian masyarakat di kecamatan sekitarnya akan terakomodir, karena dermaga posisi lebih representatif,” sebutnya.

Pada dasarnya hal ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Sembakung, bahkan jika dibanding dengan saudara muda Kecamatan Tulin Onsoi selama ini pada sisi perdagangannya, suplai barang dari Kota Tarakan terkendala lantaran keterbatasan fasilitas dermaga yang dimiliki.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Tulin Onsoi, yang mendapat pasokan barang dagangan dari Kota Samarinda dan Bontang yang masuk melalui Kabupaten Malinau karena kelancaran akses angkutan transportasi daratnya.

“Kita membangun akses dermaga agar pertumbuhan ekonomi nantinya juga akan mempengaruhi pada lima kecamatan di sekitarnya,” tukasnya. (nvl/dishubnunukan/hm/*red)

Tinggalkan Balasan