NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin, membuka acara final Lomba Cipta dan Baca Puisi Pemuda Pemudi Perbatasan Nunukan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Himpunan Keluarga Besar Mahasiswa Nunukan (HKBMN) dan Himpunan Mahasiswa Dan Pelajar Nunukan (HIMAPEN) dengan tema “Mengasah Nasionalisme Pemuda Pemudi Perbatasan Dalam Mewujudkan Nilai-Nilai Sumpah Pemuda”. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lt. V Kantor Bupati Nunukan, Minggu (08/11/2020)
Hadir dalam kegiatan ini, Kabag Humas dan Protokol setda Nunukan Hasan Basri, Ketua Himpunan keluarga besar mahasiswa dan pelajar Nunukan di Samarinda beserta pengurus dan anggota, Ketua Himpunan mahasiswa dan pelajar Nunukan di Tarakan beserta pengurus dan anggota, segenap dewan juri dan peserta lomba cipta dan baca puisi.

Muhammad Amin yang mewakili PLT Bupati Nunukan. H. Faridil Murad, membacakan sambutan bahwasanya keberhasilan pembangunan di sebuah daerah tidak hanya diukur dari kuantitas pembangunan fisik dan infrastruktur semata namun keberhasilan pembangunan mental dan spritual juga sangat berpengaruh dan menentukan berhasil atau tidaknya keberhasilan pembangunan secara keseluruhan semua wilayah tersebut.
Pembangunan mental dan spiritual itu bisa diwujudkan dalam banyak hal mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan formal dan informal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan lain sebagainya.
Disampaikan Pemerintah daerah sendiri hingga saat ini terus mendorong dan mendukung berbagai kegiatan yang membawa nilai-nilai positif terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam sambutan tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap panitia dalam hal ini HIMAPEN Samarinda dan HKBMN kota Tarakan yang telah merencanakan dan melaksanakan kegiatan tersebut.
“Hal ini adalah wujud kreativitas dan kepedulian masyarakat untuk mengaktualisasikan diri dalam bentuk karya puisi, sebagai pengembangan dari pengayaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang karya sastra puisi,” ungkap Amin.
Menurut Amin banyak hal yang bisa dilakukan dengan puisi, puisi adalah salah satu bentuk karya sastra sebagai ungkapan dari perasaan yang terikat irama, matra, rima penyusun, lirik dan bait. Isi isinya penuh makna dengan bahasa yang dipakai cukup indah, sehingga selain dapat dinikmati keindahan kata dan intonasinya, puisi menjadi bahkan mampu menjadi penyampai pesan.

Terkait dengan tema kegiatan, Amin berharap dengan puisi para generasi muda dapat terus menggelorakan semangat sumpah pemuda. banyak perjuangan yang telah dilakukan oleh para tokoh pemuda tahun 1928 yang bisa menjadi sumber inspirasi untuk tetap menjaga nilai-nilai nasionalisme hingga saat ini.
“Saya berharap kiranya kegiatan ini dapat terus berkesinambungan sehingga terlihat semangat yang terus terjaga dan berkelanjutan kepada segenap peserta saya juga mengucapkan selamat kepada kalian semua yang telah sampai di tahap ini jadikan momen ini berharga untuk mengasah kemampuan kalian untuk menciptakan dan membaca puisi dengan baik,”jelasnya.
*HUMAS


