NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Ibrahim Ali yang merupakan Bupati Tana Tidung terpilih (KTT) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari pilkada serentak 2020, berupaya mewujudkan komitmen janji politik di masyarakat daerah Tana Tidung atau yang terkenal dengan istilah daerah Bumi Upun Taka untuk mengimplementasikan daerahnya sebagai awal perubahan yang baru.
Perihal tersebut diungkapkan Ibrahim Ali saat mengunjungi Kabupaten Nunukan, Senin, (28/12) nawaitu dirinya bersama Hendrik sebagai wakil bupati terpilih Tana Tidung ialah untuk membangun daerahnya bersama warga.
“Saya memulai dari nol, dan dorongan saya maju di pilkada untuk membangun Kabupaten Tana Tidung. Memberdayakan masyarakat yang masih belum tersentuh oleh kepemimpinan kepala daerah sebelumnya,”ungkap Bram, sapaan akrabnya.
Tak hanya sampai disitu, dari perbincangan santai saat berkunjung di Nunukan yang diselingi dengan menyeruput kopi khas racikan anak pagun disalah satu cafe, ia juga menjelaskan bahwa permasalahan yang terjadi di Kabupaten Tana Tidung selama ini telah mendorong hatinya untuk menunaikan perubahan daerah sesuai kebutuhan masyarakat.
Contoh nyatanya, Bram miris melihat langsung kondisi warga di tujuh desa yang ada di KTT masih belum bisa dialiri listrik (PLN) sehingga dalam satu tahun kepemimpinan nanti berusaha untuk direalisasikan pembangunan jaringan listrik secara bertahap.
“Saya masih berkomunikasi dengan PT PLN agar secepatnya membangun jaringan listrik pada tujuh desa tersebut,”beber Bram.
Sedangkan PT PLN telah berupaya membangun jaringan listrik sepanjang 11 kilometer pada semester pertama 2021.
Bram juga mengungkapkan permasalahan yang menjadi keluhan warga KTT diserap selama kampanye pilkada serentak 2020 tentunya menjadi peringatan penting untuk dilaksanakan selama masa periodenya, terutama pasca dirinya bersama Hendrik dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati KTT dengan berupaya mewujudkan Visi-Misi Bersih.
Seperti persoalan, reformasi birokrasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) di dunia pendidikan, UMKM, infrastruktur jalan, jaringan listrik, telekomunikasi dan lain-lainnya, tentu hal tersebut dilakukan dengan mengedepankan good governance. (*)


