NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (KEMENKO POLHUKAM) beserta rombongan lakukan kunjungan ke Nunukan, dalam rangka melihat mekanisme penanganan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Rabu sore, (30/06/2021).
Deputi IV Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam Mayjen TNI Hilman Hadi saat tiba di Pelabuhan Liem Hie Djung, menjelaskan maksud kunjungannya di Kabupaten Nunukan.
“Saya dan rombongan dari Kemenko Polhukam datang ke Nunukan dalam rangka melihat langsung bagaimna penanganan wilayah perbatasan dari sisi pengelolaan dan aktualisasinya apakah sudah efektif atau belum,”ucapnya (30/06).
“Sebelumnya juga kami telah bertemu dengan Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang dan Lantamal Tarakan dengan tujuan yang sama,”tambah dia.

Kemenko Polhukam juga ingin mendengar langsung terkait kendala-kendala apa saja yang didapati selama penanganan wilayah perbatasan ini (Nunukan).
Deputi IV Kemenko Polhukam ini juga mengatakan terkait adanya laporan yang diterima selama ini termasuk saat bertemu Gubernur Kaltara dan Lantamal Tarakan bahwa ada 4 pelabuhan lintas batas negara yang dibangun. Namun progresnya belum sesuai harapan diakibatkan situasi saat ini dalam pandemi Covid-19.
Pos Lintas Batas Negara (PLBN( yang dibangun tersebut ada 4, tiga lokasi diantaranya bertempat di wilayah Nunukan yakni Pulau Sebatik, Lumbis Pansiangan dan Krayan.
Akibatnya terjadi Keterlambatan dalam proses pembangunan PLBN ini, Kemenko Polhukam juga mengatakan bahwa akan berusaha mencari solusi untuk mengatasi persoalan ini.
Setibanya di Nunukan Deputi IV Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam Mayjen TNI Hilman Hadi dan rombongan di sambut Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah, Dandim 0911 Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indrianto, Danlanal Nunukan
Letkol Laut P Nonot Eko Febrianto, perwakilan Polres Nunukan.
(*ren)



