Semangat Sinergi Warnai HUT ke-53 HKTI dan Peluncuran InnoFood 2026

oleh -1259 Dilihat
oleh

JAKARTA, KaltaraAktual.com- Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian RI saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) digelar. Tak sekadar seremoni, momentum ini menjadi ajang memperkuat sinergi berbagai pihak dalam membangun masa depan pertanian Indonesia.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., hadir langsung dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan Halal Bihalal pada Senin (27/04/26) tersebut.

Baca Juga  Gubernur Tetapkan UMP Kaltara 2026 Jadi Rp3,7 Juta

Dalam kesempatan itu, HKTI meluncurkan InnoFood 2026: Innovation for Food Security & Sustainability Expo & Forum, sebuah inisiatif yang mempertemukan petani, pelaku usaha, peneliti, hingga investor dalam satu ruang kolaborasi.

Ketua Umum HKTI, Dr. H. Sudaryono, menegaskan bahwa organisasi yang telah berdiri lebih dari lima dekade ini akan terus berkontribusi bagi masyarakat, khususnya petani.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memaksimalkan peran dalam memberikan manfaat nyata.

Baca Juga  Wagub Ingkong Ala Harapkan Malinau Menjadi Tonggak Pembangunan di Kaltara

“Yang penting adalah bagaimana kita dapat memaksimalkan peran, waktu, dan tenaga kita agar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, HKTI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah serta memastikan program pertanian berjalan hingga ke tingkat bawah.

Sudaryono menegaskan, HKTI bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus bersinergi memperkuat peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

Baca Juga  Segera Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD

Tak hanya berfokus pada sektor pertanian, kegiatan ini juga menghadirkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada 53 anak yatim piatu.

Momentum ini pun menjadi pengingat bahwa sinergi dan kepedulian adalah dua hal yang tidak terpisahkan dalam membangun pertanian yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. (dkisp)

Bagikan

Tinggalkan Balasan