NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Mewakili Pemerintah Kabupaten Nunukan, Wakil Bupati Hanafiah hadiri penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD wilayah perbatasan yang ke 111 di Kantor Kodim 0911 Nunukan pada Rabu, (14/07/2021).
Hanafiah dalam sambutannya mengatakan TMMD Kabupaten Nunukan setelah berlangsungnya kurang lebih 1 bulan kegiatan ini manunggal membangun desa TMMD wilayah perbatasan yang ke 111 tahun 2002 1 secara resmi berakhir pada tahun ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran tentara Nasional Indonesia saya berharap semangat kebersamaan ini akan terus terjaga terpelihara di masa-masa mendatang meskipun kegiatan TMMD ini sudah selesai,” ujar dia.
Hanafiah menuturkan TMMD merupakan semangat kebersamaan dan gotong royong inilah yang selama ini menjadi ciri dan kepribadian bangsa ini minimnya sarana infrastruktur seperti Jalan jembatan saluran irigasi fasilitas pendidikan kesehatan di wilayah-wilayah perbatasan.
“Sampai saat ini masih menjadi persoalan serius hal itu telah menyebabkan tingginya berbagai biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat melalui alokasi dana desa persoalan ini sebetulnya diharapkan bisa teratasi sedikit demi sedikit namun karena begitu kompleksnya persoalan masing-masing desa menyebabkan upaya perbaikan sarana sarana infrastruktur tersebut tidak seperti Indonesia yang telah menunjukkan sinergi dan kebersamaan yang kuat dengan masyarakat di desa binusan,” tutur dia.

Wakil Bupati Nunukan ini menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pemerintah percaya kemanunggalan TNI dan rakyat ini akan menjadi kekuatan luar biasa untuk mengatasi berbagai persoalan di masyarakat sekaligus menjadi benteng pertahanan yang kokoh bagi bangsa dan negara ini dalam menghadapi berbagai ancaman.
“Melalui kegiatan TMMD ini TNI selama telah banyak membantu pemerintah daerah dalam membangun atau memperbaiki berbagai sarana infrastruktur di berbagai wilayah pedesaan serta membantu meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat desa desa melalui berbagai kegiatan bakti sosial penyuluhan dan pelatihan-pelatihan sehingga tidak mengherankan jika kegiatan TMMD selalu mendapat sambutan dan dukungan yang antusias dari masyarakat sekitar,” jelas dia.
Hanafiah menambahkan, untuk menjaga komitmen dan konsistensi dari semua pihak dalam mengatasi persoalan tersebut secara bersama-sama dan berbicara soal komitmen terhadap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di pedesaan.
“TNI selalu berada di garis terdepan komitmen ini tersebut semata-mata dilandasi oleh sebuah keyakinan yang terpatri selama ini bahwa TNI dan rakyat tidak akan pernah bisa dipisahkan bersama rakyat TNI kuat dan bermartabat tanpa rakyat TNI menjadi lemah dan tak berdaya,” katanya.
Mewakili Bupati Nunukan, Hanafiah menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya ke kepada seluruh jajaran TNI dan semua pihak yang telah terlibat secara aktif mendukung kegiatan TMMD ini sehingga sukses dan seluruh rakyat yang telah direncanakan dapat tercapai dengan baik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lanal Nunukan, Kejaksaan Negeri Nunukan, Pengadilan Negeri Nunukan, perwakilan Polres Nunukan, Direktur RSUD Nunukan, Pimpinan BRI Nunukan, Bappeda Nunukan, DPMD, Satpol PP, Jubir Satgas Covid-19. (KA)



