Ketersediaan Pangan di Nunukan Masih Stabil

oleh
oleh
Masniadi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan (19/07/2021).

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Dalam Kondisi pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Masniadi, Senin, (19/07/2021) menjelaskan ketersediaan ketahanan pangan di Nunukan masih stabil.

Masniadi menyampaikan bahwa ketahanan pangan adalah kebutuhan masyarakat agar tetap tersedia dan mudah didapatkan.

“Jadi ketahanan pangan boleh dari dalam (daerah sendiri) ataupun dari luar dan untuk saat ini kita mati ketergantungan dari tempat lain di daerah luar banyak dari Malaysia, Sulawesi dan Surabaya kalau kita dari dari daerah kita sendiri masih belum bisa memenuhi semua,” kata Masniadi.

Ia menerangkan kedepan ada pendataan baru melalui data PSPA untuk menghitung jumlah keseluruhan ketersediaan ketahanan pangan jumlah di Nunukan. Selain pangan padi-padian, dirinya juga mengakui sentral pangan utama di Nunukan adalah sawit.

“Sempat ada penutupan penutupan ya kapal tidak lancar,  mereka berpikir bahwa bertani itu menguntungkan jadi arahnya bertani walaupun banyak yang harus disiapkan. Kita juga tau di Nunukan pangan utamanya Sawit, sementara pangan (beras) itu banyak datangnya dari luar,” terang dia.

Selama masa pandemi Covid-19 Masniadi mengatakan ketersediaan ketahanan pangan masih stabil dan tidak ada kekurangan stok.

“Saya kira tidak kekurangan pangan yah, kita memantau itu. Justru dari kita ada giat. Petani kita bergerak fluktuatif melihat situasi dan kondisi contohnya mereka punya kebun, usaha dagang, bertani rumput laut, jadi ada alternatif selain bersawah atau menanam buah-buahan,” pungkansya. (KA)

Tinggalkan Balasan