TARAKAN, Kaltaraaktual.com- Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik menyerap aspirasi warga terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan itu dilakukan melalui dialog interaktif bersama jamaah Masjid Al-Ma’arif, Tarakan, usai salat Subuh berjamaah, Minggu (18/10/26).
Dalam dialog tersebut, persoalan peredaran narkoba menjadi salah satu perhatian jamaah. Warga berharap kepolisian mengambil langkah tegas untuk memberantas peredaran barang haram tersebut, termasuk melalui jalur lintas provinsi dan lintas negara yang diduga menjadi jalur penyelundupan.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Kaltara, sejumlah pejabat utama Polda Kaltara, serta Kapolres Tarakan.
Kapolda Kaltara mengatakan, dialog bersama masyarakat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menerima kritik dan masukan terkait pelaksanaan tugas kepolisian.
Dia menegaskan, setiap anggota Polri harus memahami dan menghormati hukum sebelum melakukan penegakan hukum. Menurutnya, kewenangan kepolisian merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Silakan Pak, mohon kami diluruskan. Silakan tegur kami selama kami bertugas dan silakan juga berikan saran masukan kepada kami,” ujar Andi Syahriful.
Dia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan kerja sama masyarakat.
“Mari kita bergandengan tangan. Kami tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa sinergi yang kuat dari masyarakat,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, salah seorang jamaah bernama H. Nasir menyampaikan keresahannya mengenai peredaran narkoba di Kaltara.
Dia berharap kepolisian dapat menindak tegas jaringan peredaran narkoba, terutama yang memanfaatkan jalur lintas provinsi dan lintas negara.
Menanggapi keluhan tersebut, Andi Syahriful menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di Kaltara. Upaya itu, kata dia, juga mencakup pengungkapan jaringan yang terlibat, mulai dari agen hingga bandar.
Kapolda turut meminta masyarakat tidak takut melaporkan informasi mengenai dugaan tindak pidana narkoba maupun praktik perjudian kepada kepolisian.
Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu aparat mengungkap kejahatan yang berpotensi merusak kehidupan sosial dan mengancam masa depan generasi muda.
Melalui dialog tersebut, Polda Kaltara berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka. Aspirasi yang disampaikan warga diharapkan menjadi masukan bagi kepolisian dalam meningkatkan pelayanan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Kaltara. (***)







