TARAKAN, Kaltaraaktual.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kaltara hanya menyerahkan 31 dokumen hasil pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi bakal calon (balon) kepala daerah kepada KPU dari 32 bakal calon.
Satu balon masih terjangkit virus korona yakni Muhammad Nasir dari Kabupaten Nunukan, kata Ketua IDI Kaltara, dr Franky Soentoro pada Jumat, 11 September 202o
“Seluruh dokumen hasil pemeriksaan kesehatan dan psikologi bakal calon kepala daerah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) kecuali satu bakal calon karena masih terdampak COVID-19,” ungkap dia
Dokumen hasil pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi ini diserahkan langsung kepada KPU Kaltara, KPU Bulungan, Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung, Jumat pagi. Termasuk kepada semua kontestan Pilkada Serentak 2020 atau yang mewakili
“Sebenarnya semua harusnya ada 32 dokumen, baik calon gubernur, wakil gubernur, bupati dan wakil bupati se Kaltara. Tapi kurang satu orang dari Nunukan,” ujar dr Franky.
Bebas dari COVID-19 merupakan syarat tes kesehatan dan psikologi, tambah dia. Kontestan yang belum menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi adalah Muhammad Nasir bakal calon Wakil Bupati Nunukan.
“Satu calon yang tertunda ini akan menyusul setelah kembali diswab dan dinyatakan negatif atau sampai hasilnya negatif,” sebut Ketua IDI Kaltara ini.
Ia menyatakan, hasil pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi terhadap 31 bakal calon dinyatakan memenuhi syarat.
Hanya saja, detail hasil pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi ini akan disampaikan oleh KPU melalui rapat pleno.
“ Yang jelas semua calon memenuhi syarat berdasarkan hasil pembanding kesehatan dan juknis (petunjuk teknis),” tandas Franky.
Franky menyebutkan ada beberapa item dalam pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi yang telah diikuti seluruh bakal calon.
Item-item yang disebutkan tersebut adalah delapan item dari Himpunan Psikiater Seluruh Indonesia (HIMPSI) Kaltara, enam Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP), serta sembilan tahapan untuk tes fisik dan medis.
“Tahapan medis dan fisik yang diperiksa mulai dari syaraf, mata, THT, mulut, paru, jantung, penyakit dalam keseluruhan, bedah, tulang, dan lainnya,” sebut dia.
“Untuk satu calon yang tertinggal kami sudah menyiapkan tim khusus yang melibatkan semua tim namun dalam jumlah yang kecil. Mengenai waktunya akan dijadwalnya ulang setelah hasil swab negatif,” urai Franky.
Adapun dokumen hasil tes kesehatan dan psikologi yang diterima KPU Kaltara adalah bacalon gubernur dan wakil gubernur, yakni pasangan Zainal Arifin Paliwang-Yansen TP, Udin Hianggio-Undunsyah, dan Irianto Lambrie-Irwan Sabri.
Sementara KPU Bulungan, Tim Kesehatan Pilkada Kaltara menyerahkan dokumen hasil pemeriksaan pasangan Najamuddin-Ari Yusnita, Syarwani-Ingkong Ala, Sigit Muryono-Markus Juk, dan Joko Susilo-Kosmas Kajan.
KPU Nunukan menerima hasil pemeriksaan dan tes psikologi bagi pasangan Asmin Laura Hafid-Hanafiah dan bacalon Bupati H Danni Iskandar.
Selanjutnya KPU Malinau menerima dokumen untuk pasangan Martin Labo-Datu Mochmmad Nasir, Jhonny Laing Impang-Muhrim, dan Wempi Mawa-Zakaria.
Berikutnya, Ketua KPU Tana Tidung, Hendra Wahyudi, menerima dokumen hasil pemeriksaan kesehatan untuk pasangan Markus-Hamzah, Ibrahim Ali-Hendrik, Umi Suhartini-Herman, dan Sofian-Juid.
Sumber : berandatimur.com


