Anggaran APBD Minim, Kualitas Pembangunan Harus Tetap Terjaga

oleh
oleh
Rapat koordinasi dan evaluasi pembangunan di Ruang Serbaguna Lantai II kantor Bupati pada kamis, (01/07/2021) dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala. Foto:Pemkab Bulungan

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com– Rapat koordinasi dan evaluasi pembangunan di Ruang Serbaguna Lantai II kantor Bupati pada kamis, (01/07/2021) dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala. Rakor yang mengusung tema Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19 tersebut bertujuan mengetahui tingkat pencapaian dan evaluasi kegiatan tahun 2021 serta percepatan kegiatan tahun 2022.

Ingkong Ala mengatakan kondisi APBD Kabupaten Bulungan saat ini memang tidak sebesar beberapa tahun lalu. Namun hal tersebut tersebut jangan sampai menurunkan kualitas hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat.

“Misalnya untuk pembangunan jalan jangan sampai umurnya hanya 3 bulan setelah itu rusak, karena masyarakat sudah menunggu mungkin selama 3 tahun agar jalan itu terwujud,” ujarnya. Wabup berpesan,

Wabup Bulungan ini juga mengajak agar segenap aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetap semangat melaksanakan pembangunan demi kepentingan masyarakat Bulungan dan jangan melihat besar kecilnya anggaran tetapi hasil atau output dari suatu pekerjaan.

“Kita harus semangat, meski anggaran saat ini tidak seperti sebelumnya, kita harus memperhatikan kualitas hasil pembangunan yang kita laksanakan untuk masyarakat,” tandasnya

Ingkong Ala menjelaskan kegiatan yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus memberikan arahan kepada OPD, khususnya kepada OPD yang realisasi belanjanya masih dibawa 50 persen sehingga harus bisa melakukan terobosan untuk meningkatkan penyerapan anggaran secara maksimal serta rutin melakukan evaluasi.

“Melalui kegiatan ini, para kepala OPD dapat melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan yang dikelola, termasuk permasalahan dan solusi penyelesaian masalah yang dihadapi di lapangan oleh OPD,” jelas Ingkong Ala.

Hasil pekerjaan pembangunan juga tidak sekedar diselesaikan tepat waktu sesuai target yang ditetapkan, yang paling penting adalah output dan kualitas pekerjaan. Kemudian proses pengadaan barang dan jasa mulai dari penyusunan hingga pelaporan harus dilakukan dengan baik dan sesuai ketentuan. Lalu jika ada hambatan maupun masalah terhadap program kegiatan agar segera melakukan koordinasi berjenjang.

Sumber : Pemkab Bulungan
Editor     : KA