Awasi Persoalan Listrik, HMI Nunukan dan ULP PLN Teken Komitmen Bersama

oleh
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Pemadaman listrik bergilir yang terjadi sepanjang bulan ini menuai reaksi HMI Cabang Persiapan Nunukan. Dengan itu HMI cabang Nunukan mencoba melakukan audiensi dengan pihak ULP PLN Nunukan, dan di terima dengan baik oleh manager ULP PLN Nunukan.

Berdasarkan Informasi yang beredar terjadi nya pemadaman listrik bergilir kembali terjadi dengan beberapa kendala teknis yang terjadi, HMI Nunukan dalam audiensi ini mempertanyakan apa yang menjadi kendala sering terjadi nya pemadaman listrik.

“Apasih yang sebenarnya yang terjadi dan kerusakan teknis seperti apa sehingga terjadi nya pemadaman bergilir ini,” ujar Andi Baso Kabid PTKP HMI Cabang Persiapan Nunukan.

Selain itu, pihak HMI Nunukan juga mempertanyakan solusi mengatasi pemadaman listrik yang kerap terjadi di Kabupaten Nunukan.

“Selama ini kendala atau masalah yang terjadi hampir sama dengan beberapa tahun yang lalu, sekiranya apa yang menjadi permasalahan yang benar-benar harus di perhatikan dan apakah ada kebutuhan yang sangat di butuhkan PLN Nunukan ini untuk menangani masalah kendala yang terus terjadi,” lanjut Baso.

Menanggapi hal tersebut, Manager UPL PLN Nunukan Ferry Kurniawan mengatakan, Hal itu dilakukan lantaran terjadi defisit sistem pembangkit listrik akibat gangguan mesin di PLTMG Sebaung dan PLTD Sei Bilal Nunukan.

“Untuk jadwal pemadaman tersebut bersifat tentatif hanya saat kondisi mesin pembangkit gangguan. Bila kondisi mesin cenderung stabil dan aman maka kemungkinan tidak terjadi pemadaman,” kata Ferry.

Lebih lanjut Ferry sampaikan bahwa pada 7-11 November 2023 terjadi kondisi tekanan gas di PLTMG Sebaung

“Harusnya pressure gas di Sebaung minimal diangka 5 sampai 6 Bar, tapi yang terjadi berada di angka 3 Bar, dan Kondisi pressure gas di hari Minggu kemarin berada di angka 3,2 Bar. Standar minimal harusnya 5 sampai 6 Bar itu baru aman,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ferry juga menyebut ada gangguan dua unit mesin di PLTD Sei Bilal Nunukan.B”Kami ada komunikasi intensif juga dengan pihak PLTD sei Bilal, informasi inilah yang kami sampaikan Terjadi gangguan mesin di sei Bilal yang menjadi kendala, Apalagi spare partnya dari luar negeri,” ujar Ferry.

Menjawab pertanyaan terkait solusi ada beberapa kebutuhan yang memang harus di perhatikan agar tidak terjadi lagi pemadaman listrik,

“Kita membutuhkan penambahan mesin pembangkit, pemeliharaan dari sisi mesin pembangkit dan distribusi listrik agar handal dan prima dan Interkoneksi Transmisi Listrik yang menjadi program jangka panjang,” tutupnya.

Pada Hari Rabu 15 November 2023 diadakan pertemuan HMI cabang Nunukan dengan pihak PLN ULP Nunukan, Berdasarkan permasalahan yang terjadi dengan ini ada beberapa komitmen dan kebutuhan yang dibutuhkan pada PLN ULP Nunukan untuk menjadi kontrol untuk di perhatikan agar menanggulangi permasalahan yang sama, sebagai berikut:

Komitmen

1. Perbaikan mesin di PLTD sei Bilal selama 10-15 hari terhitung sejak tanggal 15 November 2023

2. Penyampaian informasi secara jelas dan konsisten

3. Tidak akan terjadi pemadaman listrik di kabupaten Nunukan, sampai 3 kebutuhan primer kelistrikan dibawah ini terpenuhi

4. Pemeliharaan secara baik dan secara berkala

5. Komunikasi intensif antara PLN ULP Nunukan dengan PLTD Sei Bilal secara intensif dan penyampaian secara detail sesuai SOP kepada masyarakat terhadap kendala yang terjadi

Kebutuhan

1. Penambahan mesin pembangkit

2. Pemeliharaan dari sisi mesin

3. pembangkit dan distribusi listrik agar handal dan prima

4. Interkoneksi Transmisi Listrik ( Jangka Panjang)

Berita acara ini di tandatangani oleh manager PLN ULP Nunukan dan Ketua umum HMI Cabang Persiapan Nunukan. (abs).