Bupati Ibrahim Ali, Simbol Kolaborasi untuk Masa Depan Tana Tidung

oleh
oleh

Tana Tidung, KaltaraAktual.com- Penanaman perdana kelapa sawit di lahan plasma kebun kemitraan antara PT Mulia Agro Utama (MAU) dan Koperasi Plasma Intimung Taka Bais resmi digelar di Desa Sambungan, Kecamatan Tana Lia, Rabu (15/04/26).

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, Wakil Bupati Sabri, Ketua DPRD Tana Tidung Jamhari, serta sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Penanaman perdana tersebut menjadi simbol dimulainya pengembangan kebun plasma seluas 560 hektare. Program ini merupakan bagian dari skema kemitraan perkebunan yang lebih luas, yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga bertujuan memperkuat posisi petani plasma dalam rantai industri kelapa sawit di daerah.

Pimpinan PT Mulia Agro Utama, Liang Furun, menegaskan bahwa pembangunan kebun plasma merupakan kewajiban perusahaan sesuai regulasi pemerintah, khususnya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 18 Tahun 2021.

“Kami berkomitmen melaksanakan pembangunan plasma di wilayah Kecamatan Tana Lia dengan target total mencapai 1.502 hektare yang tersebar di empat desa, yakni Desa Sambungan, Desa Tanah Merah Barat, Desa Tanah Merah Induk, dan Desa Sambungan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara perusahaan dan koperasi dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kolaborasi ini. Kebun plasma adalah hak masyarakat yang dikelola secara profesional oleh pihak inti, dengan pendampingan teknis agar produktivitasnya tinggi. Ini adalah langkah nyata memperkuat ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Menurutnya, program plasma tersebut diproyeksikan memberikan dampak ekonomi langsung bagi kepala keluarga, khususnya di Desa Sambungan dan wilayah sekitarnya.

Program kemitraan ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan. Sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan koperasi dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan sektor perkebunan yang berkeadilan di Kabupaten Tana Tidung. (diskominfo/red)