NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Sebelumnya Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid menyambut kedatangan Bupati Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat Yudas Sabaggalet, dilanjutkan dengan acara Malam Ramah Tamah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan, di Hotel Lenvin pada Selasa, (22/06/2021).
Hj.Asmin Laura Hafid dalam sambutannya menyampaikan selamat dan rasa terima kasihnya kepada Bupati Kepulauan Mentawai beserta rombongan di Nunukan yang dalam studi banding melihat progres kampus Politeknik Negeri Nunukan (PNN).
“Selamat datang di Bumi Penekindi Debaya, Pasti dalam keadaan lelah karena rute perjalanan yang cukup jauh lelah dari Mentawai ke Padang, Jakarta, Tarakan lanjut ke Nunukan. Tapi saya yakin dan percaya setelah tiba di Nunukan rasa lelah itu akan hilang berganti senang karena daerah Nunukan dan Mentawai punya kemiripan,”ujar Laura, (22/06).
Laura menjelaskan sejak berdiri di tahun 2014 awalnya Kampus PNN masih berstatus Pendidikan Diluar Domisili (PDD) namun semangat perjuangan tidak kenal lelah hingga dibulan September tahun 2020 Poltek Nunukan resmi meraih status kampus Negeri.
“Apa yang diraih ini tidaklah didapat begitu saja, banyak perjuangan dan pengorbanan dalam prosesnya. Pemerintah kabupaten Nunukan bersama stake holder terus berjuang agar Politeknik Nunukan menyandang status negeri,” jelas Laura.
Sementara itu, kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Mentawai ini jauh-jauh ke Nunukan dalam rangka studi banding melihat percepatan salah satu Perguruan Tinggi yakni Politeknik Negeri Nunukan (PNN) yang tahun lalu resmi menyandang status negeri.
Yudas Sebaggalet mengatakan di Nunukan termasuk maju dunia pendidikannya dan ia banyak belajar dari semua progres tersebut dalam hal ini percepatan Politeknik Negeri Nunukan yang berjuang menjadi kampus Negeri di perbatasan.
“Luar biasa, saya berterima kasih banyak kepada Ibu bupati Nunukan, pimpinan DPRD, Direktur PNN dan OPD yang hadir, karena sudah disambut dengan hangat,”kata Yudas, (22/06).
Yudas melanjutkan, bahwa moratorium pendirian kampus menjadi Negeri bukan sebuah hambatan yang berarti.
“Jadi yang paling penting adalah semangatnya, satu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, kami juga akan mempersiapkan administrasi yang matang serta komunikasi yang masif ke pemerintah pusat dalam memperjuangkan kampus Politeknik Kepulauan Mentawai untuk mengejar status Negeri,”lanjutnya.
Pertemuan ramah tamah Bupati Kepulauan Mentawai dan Pemkab Nunukan juga dihadiri Sekda Nunukan Serfianus, Kepala Dinas Pendidikan H.Junaidi, Direktur PNN Arkas Viddy beserta manajemen PNN.
(KA)
