NUNUKAN, Kaltaraaktual.com – Bupati menyampaikan nota penjelasan atas diajukannya Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019, LPJ Pelaksanaan APBD 2019 ini disampaikan dihadapan 18 anggota DPRD Nunukan yang hadir pada rapat paripurna ke-3 masa sidang III 2020, Selasa (23/6).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan laporan penggunaan APBD 2019
Menurut Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, berbagai keberhasilan yang diraih Pemerintah Kabupaten Nunuman adalah berkat kerja keras seluruh elemen masyarakat, termasuk eksekutif dan legislatif-nya.Tahun ini Kabupaten Nunukan kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang
Sebelumnya Kabupaten Nunukan sudah empat kali berturut-turut mendapatkan (WTP).
“Nunukan menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yang sudah memulai laporan keuangan berbasis akuntabel, atas pencapaian ini memang menjadi komitmen Nunukan dalam menyelenggarakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” kata Laura
Pada kesempatan ini pun, Bupati menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019. Dikatakannya, pendapatan daerah pada tahun 2019 terealisasi sebesar Rp 1,271 triliun, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,373 triliun.
Rapat paripurna yang dipimpin langsung ketua DPRD Nunukan Hj.Rahma Leppa Hafid tersebut, Bupati Laura menambahkan, belanja dan transfer daerah tahun anggaran 2019 terealisasi sebesar Rp 1,202 triliun atau sebesar 86 persen dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 1,384 triliun.
Diakhir kalimatnya Laura berharap jajaran Pemerintah Kabupaten Nunukan agar tetap membuka diri memberikan masukan dan saran yang positif untuk menjalankan roda pemerintahan.
Sementara itu selesai paripurna saat diminta tanggapanya mengenai LPJ Pelaksanaan APBD 2019, Ketua DPRD Nunukan Hj.Rahma Leppa Hafid merasa bersyukur.
“Pertama saya bangga karena Nunukan sudah dapat penghargaan WTP dari BPK RI untuk yang kelima kalinya, kedua saya rasa semuanya sudah baik tidak ada masalah, jadi kita patut bersyukur karena ini untuk Kabupaten Nunukan,”pungkasnya
*Arung


