Bupati Nunukan Beri Bantuan Kepada 1.180 Siswa PAUD/TK, SD, SMP, dan Kesetaraan

oleh
oleh
Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid, ditemani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala LPMP Prov. Kaltara foto bersama dengan siswa Paud penerima bantuan. Senin (11/01/2021).

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid menyerahkan secara simbolis bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada siswa kegiatan standar pelayanan minimal (SPM) untuk jenjang pendidikan tingkat TK, PAUD, SD, SMP, dan kesetaraan.

Acara yang digelar di ruang pertemuan lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Senin (11/10) dihadiri oleh Kepala LPMP Prov. Kaltara Dr. Jarwoko, M.Pd., Kepala Diknas dan Kebudayaan Kab. Nunukan, dan Kepala Sekolah penerima bantuan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan H.Junaidi, dalam sambutannya melaporkan bahwa laporan tahun 2020 jajaran Dinas Pendidikan Kab. Nunukan, walaupun adanya Covid-19 namun ada hikmah dibaliknya karena Pemerintah Daerah berhasil mendapatkan WTP 5 kali berturut-turut.

“Kami jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan merasa dibantu dengan mendapatkan surprise dari pemerintah pusat berupa DID (Dana Insentif Daerah), sehingga sarana dan prasarana untuk pendidkan dasar di masyarakat yaitu pembangunan sarana fisik sekolah SD maupun SMP di Kab. Nunukan kecuali di daerah Kec. Krayan karena adanya Covid-19,” terang Junaidi, (11/01).

Sedangkan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa jenis pelayanan dasar yang harus ditangani meliputi perlengkapan dasar untuk peserta didik , seperti buku dan alat tulis, serta buku-buku pelajaran. Serta mengatur pemenuhan kuantitas dan kualitas pendidikan dan tenaga pendidikan di sekolah-sekolah.

“Bagi peserta didik yang orang tuanya tidak mampu, maka pemerintah akan membantu memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Sekolah yang kebutuhan pelayanan dasarnya terpenuhi dengan baik akan memiliki angka SPM yang tinggi. Hal itu menjadi indikator bagi kualitas pembelajaran di sekolah tersebut.” ungkapnya,  (11/01).

Selain dari permasalah demografis penduduk dimana ada sebagian masyarakatnya yang kurang mampu dan tidak mampu kebutuhan sekolah anak-anaknya, ada pula masalah letak geografis yang sulit sehingga membuat penyebaran pendidikan dan tenaga kependidikan belum merata di sekolah-sekolah.

“Disamping persoalan terkait dengan penyediaan pelayanan dasar, Pemerintah selama ini juga terus melakukan upaya-upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang dibutuhkan. Antara lain dengan menambah atau memperbaiki gedung-gedung sekolah, ruang laboratorium, dan sarana penunjang lainnya. Tentunya mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.” terang Laura.

Setelah selesai memberikan sambutannya, Laura menerima buku Program Sekolah Penggerak dari LPMP yang diberikan langsung oleh Kepala LPMP Prov. Kaltara Dr. Jarwoko, M.Pd. kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan paket pelayanan dasar berupa tas sekolah, buku, dan alat tulis untuk diserahkan langsung kepasa para siswa Paud, SD, SMP dan Kesetaraan.

Penerima bantuan siswa kegiatan standar pelayanan minimal ini sebanyak 1.180 orang yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Nunukan. Dengan rincian TK/PAUD sebanyak 570 orang penerima SPM, untuk SD 350 orang, SMP 250 orang dan kesetaraan 10 orang.

Sedangkan sumber dana yang dipakai untuk bantuan tersebut berasal dari APBD Kab. Nunukan TA.2020 dengan total pagu sebesar 1 M. Bantuan tersebut diserahkan kepada 1.180 peserta didik di 115 satuan pendidikan tingkat PAUD/TK, SD, SMP, Kesetaraan di 14 kecamatan yang berada di Kab. Nunukan sengan jumlah sasaran sekolah PAUD/TK sejumlah 83 sekolah, SD sejumlah 19 sekolah, SMP sejumlah 12 sekolah, dan Kesetaraan sejumlah 1 lembaga.

**HUMAS/Arung

Tinggalkan Balasan