Dampak Corona, Produksi Batu Bara Kaltara Menurun

oleh
oleh
Ferdy Manurun Tanduklangi, Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid – 19} berdampak terhadap semua sector usaha, termasuk pertambangan batu bara yang telah terjadi penurunan produksi yang cukup signifikan sekal.

Menurut Zainal Arifin, Kasie Produksi, mendampingi kepada DInas Pertambangan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara, Ferdy Manurun Tanduklangi, kemarin, menyebutkan, sesuai hasil evaluasi ada beberapa perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di Kaltara mengaku hasil produksi mereka menurun.

Karena setiap melakukan penggalian tak semua karyawan yang berkerja dikerahkan, guna mengantisifasi hal-hal yang tidak dinginkan. “ untuk karyawan dilapangan tetap mematuhi protocol kesehatan, misalnya menjaga jarak, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan pakai sabun, “ tegas Zainal Arifin.

Ia juga menambahkan, selain dampak Covid – 19, harga pasar juga terjadi trend penurunan, hanya saja berapa prosentase turun nya belum diketahi.

Untuk permintaan pasar, dijelaskan Zainal Arifin, tidak hanya permintaan luar negeri yang menurun, pasar local juga berlaku demikian.

Untuk batu bara Kaltara, pangsa pasar selain China juga ada permintaan dari India, diharapkan seiring dengan mulai ditemukan nya vaksin Covid, wabah ini segera berlalu.

“kita juga mengimbau kepada seluruh perusahaan untuk tetap mematuhi protocol kesehatan, agar karyawan yang berkerja disana terhindar dari paparan virus corona, “ ujar Zainal Arifin. * ton.