Dinkes P2KB dan IBI Nunukan Kolaborasi Turunkan Angka Stunting

oleh
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Dinas Kesehatan P2KB dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan Penggerakan Intervensi Stunting di kecamatan Lumbis pada 3-4 Juli 2023. 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penurunan stunting di Kabupaten Nunukan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun IBI.

Adapun tema Penggerakan Intervensi Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan Kearifan Budaya Lokal dari Kecamatan Lumbis akan berlanjut ke Kecamatan Sebuku dan Kecamatan Tulin Onsoi kedepannya.

Materi pertama dalam OJT adalah P4K disampaikan oleh Sujarwati selaku pemegang program Kesehatan Ibu Dinkes P2KB yang sekaligus merupakan Wakil Ketua IBI Bidang Pelayanan Pendidikan dan Pelatihan. Selain sebagai narasumber Sujarwati merupakan innovator SIRUDITAMA yang berhasil menyabet juara 3 dalam kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Selanjutnya materi kegawatdaruratan maternal oleh dr. Ratna Nancy, Sp.OG dan Bidan Ulyana selaku Ketua IBI Kab. Nunukan memberikan materi penguatan peran bidan dalam percepatan penurunan stunting.

Ulyana mengungkapkan bahwa bidan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan maternal sebagai Upaya menurunkan Angka Kematian Ibu di Kabupaten Nunukan yang alhamdulillah sudah di bawah target nasional untuk saat ini.

“Kami akan terus bersinergi dan meningkatkan skill dan update ilmu terbaru salah satunya melalui midwifery update sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat di Kabupaten Nunukan. Selamat Ulang Tahun untuk IBI terus berkarya dan bermanfaat bagi sesama,” ujarnya, Kamis, (06/07/23).

IBI juga mengadakan On Job Training Kegawatdaruratan Maternal untuk Bidan di wilayah 3 sebanyak 35 orang yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lumbis dan Pelayanan KB di Puskesmas. Ini dilakukan dalam ulang tahun IBI yang ke -72, Ikatan Bidan Indonesia mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”.

Rangkaian acara antara lain Penandatanganan Komitmen Bersama cegah stunting mulai dari remaja putri, catin dan 1000 HPK oleh camat dan jajarannya, pemberian suplemen gizi berupa telur dan multivitamin sirup untuk Baduta, pemberian suplemen susu pada ibu hamil, pemberian suplemen susu dan tablet tambah darah pada remaja putri. Selain itu juga ditampilkan kreativitas Ibu- ibu PKK menyajikan aneka olahan berbahan dasar  lokal untuk mencegah stunting.
(fs/Dinkesp2kb/bm/*hm/*red)