NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Dalam monitoring pembangunan fisik di Pulau Sebatik pada Rabu, (08/09) Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah menyempatkan bersilaturahmi dengan Perangkat Desa dan menegaskan agar penggunaan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) agar bisa dipergunakan sesuai dengan perencanaan.
“Dalam penggunaan DD maupun ADD yang nilainya cukup besar, para kuwu harus lebih hati-hati dan pergunakan dana tersebut untuk pembangunan desa dan harus sesuai dengan perencanaan. Sehingga kedepan tidak ada lagi yang terkena proses hukum,” tegas Hanafiah dalam silaturahminya ke perangkat Desa Balansiku dan Tanjung Karang.
Hanafiah menjelaskan, penggunaan DD dan ADD, tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat desa sehingga masyarakat di desa tersebut merasakan langsung pembangunan di desanya yang telah disinkronkan dengan rencana pembangunan daerah.
Selain itu, harus juga dikembangkan sikap gotong royong dan toleransi ditengah masyarakat desa sehingga dalam pelaksanaan pembangunan desa muncul tingkat partisipasi masyarakat.
“Dalam menyusun perencanaan, kepala desa juga harus berkordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga yang mewakili masyarakat desa,” kata Hanafiah.
Tak lupa wakil bupati Nunukan ini juga meminta kepada pemerintah desa untuk terus sosialisasikan gerakan 5M protokol kesehatan yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak,
Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.
