NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan melakukan monitoring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan pada Selasa (05/04/22).
Dalam monitoring tersebut, Ketua DPRD Hj Rahma Leppa Hafid beserta anggota DPRD lainnya melihat langsung ruang operasi dan berbagai jenis pembangunan fisik yang ada di RSUD Nunukan.
“Dalam waktu dekat ini kemungkinan minggu depan kita akan panggil dinas terkait untuk menjelaskan realiasi pekerjaan dengan anggaran yang telah direalisasikan,” kata Hj Leppa.
Menurut Ketua DPC. Partai Hanura ini, diantaranya fisik bangunan sudah susut yang sepertinya tidak ada altifitas di ruangan tersebut dan ada unsur kesengajaan membiarkan ruangan itu tidak digunakan.
Selain ruang operasi RSUD Nunukan, anggota Dewan juga melihat sejumlah item pekerjaan lainnya di rumah sakit ini, diantarnya Pembangunan Ruang CSSD, Pembangunan Ruangan Bersalin, Pembangunan Ruang CSSD (Central Sterile Supply Departement).
Selain itu Pembangunan Ruang Laboratorium, juga melihat Pembangunan Ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit), Pembangunan Ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit).
Kegiatan ini bertujuan untuk lebih memastikan penggunaan anggaran dan azas manfaat pembangunan yang sedang berjalan.
Melihat kondisi demikian, anggota DPRD Nunukan memberikan catatan atau merekomendasikan kepada dinas terkait untuk berbenah diri sehingga manfaatnya jelas untuk masyarakat.
“Ya itu harapan kita semua dari anggota dewan, jadi bukan hanya program kegiatan yang terealisasi tetapi manfaatnya untuk masyarakat itu yang paling utama,” kata Hj Leppa.
Hadir dalam monitoring ini, Ketua DPRD Nunukan, Hj. Leppa, Robinson Totong, H. Mutamir, Darmansyah, Adama, Inah Anggraini, Ahmad Triadi, dan Zainuddin. (trk/pudokdprd/KA*)
