Dyvac Akbar Fiqrillah Raih Medali Emas Tingkat Nasional, Etalase Prestasi Atlet Anak Muda Padel Kaltara

oleh
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Gemuruh prestasi kembali datang dari arena olahraga nasional. Dyvac Akbar Fiqrillah, atlet muda asal Kalimantan Utara (Kaltara), mengukuhkan diri sebagai yang terbaik setelah meraih Juara I Tournament Terta Premiere Open Nasional Padel yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.

Dyvac tampil dominan sejak babak awal. Permainan cepat, strategi matang, dan akurasi serangan yang konsisten membuat lawan-lawannya kesulitan mengimbangi ritme permainan. Kemenangan ini menempatkan Dyvac di podium tertinggi, sekaligus menegaskan bahwa kualitas atlet dari daerah perbatasan kini sejajar dengan pusat-pusat olahraga nasional.

Prestasi tersebut menjadi penanda penting bagi perkembangan cabang olahraga padel di Kaltara. Di tengah dominasi atlet dari kota-kota besar, Dyvac hadir sebagai bukti bahwa pembinaan dan kerja keras mampu melahirkan atlet berdaya saing tinggi, terlepas dari keterbatasan geografis.

Dyvac merupakan putra Sekretaris Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto. Namun kemenangan ini dinilai bukan semata soal latar belakang keluarga, melainkan hasil dari disiplin latihan dan konsistensi yang dibangun dalam waktu panjang.

“Kemenangan ini adalah pesan bagi anak-anak muda Kaltara. Jarak dan keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan kerja keras, prestasi nasional bisa diraih,” ujar H. Denny Harianto saat dimintai tanggapan, Senin, (02/02/26).

Keberhasilan Dyvac di Surabaya diharapkan menjadi pemantik tumbuhnya ekosistem olahraga padel di Bumi Benuanta. Cabang olahraga yang tengah berkembang pesat ini dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet baru dari Kalimantan Utara, jika didukung pembinaan yang berkelanjutan.

Menariknya, Dyvac seolah mengikuti jejak prestasi sang ayah. H. Denny Harianto tercatat sebagai satu-satunya kontingen Kaltara peraih medali emas cabang tenis lapangan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang, serta medali perak pada ajang serupa dua tahun sebelumnya di Semarang.

Prestasi Dyvac kini menjadi kado bagi masyarakat Kaltara, sekaligus sinyal bahwa Bumi Benuanta tak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga mulai menegaskan diri sebagai lumbung atlet berprestasi di tingkat nasional. (red)