H Hafid Siap Kawal Pembangunan Jembatan Pulau Nunukan dan Sebatik

oleh
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Mantan Bupati Nunukan dua periode H Abdul Hafid Achmad sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kalimantan Utara (Kaltara) yang ditemui pada (11/11/22) optimis bisa mengawal pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Nunukan dan Sebatik.

“Itu memang ide saya pada saat jadi Bupati dulu, untuk itu saya akan mengawal pembangunan jembatan Nunukan dan Sebatik. Mudah-mudahan saya berhasil dan terpilih jadi Aleg DPR RI, supaya saya bisa mengawal dan menyampaikannya dipusat,,” ucap H Hafid yang juga calon legislatif DPR RI pada pemilu 2024 mendatang.

Menurut bapak pembangunan Kabupaten Nunukan, dirinya lebih percaya diri menjadikan Pulau Sebatik sebagai kota perdagangan dengan membangun jembatan Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi Pulau Sebatik berbatasan langsung dengan Tawau Malaysia.

“Lebih baik membangun jembatan daripada memekarkan suatu daerah yang akan membebani pembiayaan anggaran negara,” tutur H Hafid.

Dirinya kemudian menerangkan, bukan tanpa alasan mengatakan bahwa lebih memprioritaskan pembangunan jembatan dari pada pemekaran DOB Kota Sebatik, namun dirinya juga menekankan akan melihat kondisi anggaran negara apakah bisa untuk DOB Sebatik atau membangun jembatan antar Pulau tersebut.

“Coba lihat pembangunan pelabuhan Fery, itu sudah mendorong perekonomian kita, luar biasa, tapi itu tidak cukup. Makanya dibutuhkan pembangunan jembatan sehingga akses perdagangan secara langsung bisa terpenuhi, karena satu kali pembiayaan.  Kalau soal DOB, kita lihat nanti anggaran negara, apakah cukup untuk memekarkan DOB Sebatik atau tidak, itu semua sah-sah saja,” terang H Hafid.

Selain meningkatkan perdagangan internasional antara Indonesia dan Malaysia, sisi positif lainnya memudahkan layanan kesehatan dan pendidikan yang juga akan berpengaruh nantinya, siklus kehidupan akan berjalan lebih efektif, efisien dan berkelanjutan.

“Dengan orientasi yang sama, semoga bisa membangun kabupaten Nunukan secara adil dan amanah,” demikian. (KA)