Hasil Reses Gat Khaleb, Warga Krayan Sampaikan Keseteraan Pendidikan dan Kesehatan

oleh
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Anggota DPRD Nunukan Gat Khaleb sekaligus politisi partai Demokrat menyampaikan hasil resesnya yakni persoalan dasar infrastruktur jalanan yang kurang memadai hingga mempengaruhi aspek pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

“Contohnya masalah jalan Krayan dan Malinau, Itu masalah prinsip, banyak aspek yang berdampak, masyarakat menyampaikan secara detail pendidikan yaitu ketimpangan jumlah guru atau tenaga pengajar di Krayan masih kekurangan guru,” sebut Gat Khaleb, pada Senin, (20/03/23).

Menurut Gat, walaupun muridnya sedikit harusnya guru tetap  memadai, sama halnya bidang kesehatan perlu ada kesetaraan dalam konteks geografis Nunukan sehingga tidak menjadi ketimpangan dan mahalnya biaya kesehatan dan pendidikan.

“Jadi pendekatan yang perlu dilakukan adalah konektivitas infrastruktur jalanan sehingga bisa berdampak baik dengan aspek lainnya, jadi jangan gunakan aspek proposional jumlah orang, bangunan kesehatan tapi lihatlah ketimpangan kondisi yang terjadi di suatu daerah, akses jalannya masih terbatas,” tutur Gat.

Gat menjelaskan, aspirasi masyarakat di Krayan sudah sering dirinya  melakukan koordinasi ke Dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Dinas Kesehatan

“Dikampung saya sendiri  di satu sekolah itu hanya ada tiga orang guru.
Saya sudah sering menyampaikan berulang kali persoalan ini, termasuk layanan pendidikan itu harus seragam, tanpa terkecuali termasuk perlunya distribusi guru yang merata di seluruh kecamatan yang ada di Krayan,” jelas Gat.

Apalagi sarana prasarana penyediaan buku yang ada di Krayan itu masih minim sekali, soal SDM tenaga pengajar juga masih kurang.

“Jadi ini bukan hanya soal fisik bangunan pendidikan tapi upgrade guru perlu dilakukan sementara kurikulum kita terbaru adalah merdeka belajar dengan kemampuan gurunya dan ketersediaan sarana prasarana sekolah yang terbatas, akses internet disana juga kurang. Bagaimana mau maksimal. Guru ini sebagai fasilitator,” tambah Gat Khaleb.

Gat juga menyampaikan soal aspek kesehatan, dimana tenaga medis juga masih minim, tenaga kesehatan setiap puskesmas yang ada di Krayan juga masih sedikit.  (ka)