Hasil Survei Pilkada Nunukan, Keterpilihan AMANAH (58,52%), Damai (21,05%)

oleh
oleh
Laura-Hanafiah Paslon terpilih pada Pilkada Nunukan 2020.

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Hasil Survei yang dilakukan Riset Data Research Center (DRC) menunjukkan elektabilitas (keterpilihan) pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Nunukan nomor urut 01 Hj Asmin Laura Hafid-H Hanafiah bertagline Amanah unggul dengan persentase 58,52 persen dibandingkan penantangnya H Danni Iskandar-H Muhammad Nasir bertagline Damai hanya 21,05 persen.

Manajer DRC, Mursalim mengungkapkan survei yang dilakukan terhadap kedua paslon Bupati-Wakil Bupati Nunukan ini dengan jumlah sampel sebanyak 400 orang yang tersebar pada 19 kecamatan. Tingkat kepercayaan dari suvei ini sebesar 95 persen dan margin error atau toleransi kesalahan sebesar plus minus 4,8 persen.

Mursalim menambahkan sampel yang dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dengan jumlah yang proporsional menggunakan wawancara langsung oleh peneliti yang berpengalaman.
“Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh asisten peneliti yang berpengalaman,” ucap dia.

Kemudian, kualitas kontrol terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh tim quality dengan mendatangi kembali responden yang terpilih (spot check). “Dan dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti,” pungkas Mursalim.

Menurut DRC survei wawancara langsung kepada sampel terpilih tersebut terdapat pemilih yang masih merahasiakan pilihannya (undecided voters) sebesar 20,43 persen.

Kemudian, pemilih menyatakan pilihannya tidak berubah lagi sebanyak 84,4 persen, masih bisa berubah pilihan 15,6 persen. Sedangkan paslon Damai dengan baseline suara sebesar 30,3 persen, sangat mantap atau tidak berubah lagi sebesar 81,3 persen dan 18 persen menyatakan masih bisa berubah pilihan.

Berdasarkan survei ini juga, masyarakat Kabupaten Nunukan yang memiliki hak pilih, memilih paslon Amanah karena dinilai bermasyarakat dengan angka 70,98 persen dan sering membantu.

Dari aspek kepribadian kedua calon Bupati Nunukan, kejujuran untuk Hj Asmin Laura Hafid sebanyak 62,6 persen dan Danni Iskandar hanya 37,4 persen. Pintar dan intelektual bagi Hj Asmin Laura (82,5 persen), H Danni Iskandar (17,5 persen), aspek berwibawa sebagai pemimpin Hj Asmin Laura (74,7 persen) dan H Danni Iskandar (25,3 persen) dan pengalaman bagi Hj Asmin Laura (72,1 persen) dan H Danni Iskandar (20,8).

Alasan memilih paslon, masyarakat menilai paslon Amanah lebih merakyat dengan persentase 62,5 persen sedangkan Damai hanya 37,5 persen. Mewakili daerah semuanya diboyong oleh paslon Amanah (100 persen). Kemampuan memimpin, Amanah (66,4 persen) dan Damai (33,6 persen). Tingkat kecerdasan bagi paslon Amanah sebesar 80 persen dan Damai 20 persen. Orangnya cerdas dan intelek 75 persen untuk Amanah dan 25 persen untuk Damai.

“Dari aspek kepribadian calon, Asmin Laura Hafid dipersepsikan unggul di semua aspek kepribadian 72,1 persen disusul Danni Iskandar 51,3 persen.
Dari alasan memilih calon bupati dan wakil bupati, pemilih memberikan alasan birokrasi, berpengalaman, dan merakyat lebih banyak memilih pasangan AMANAH (Asmin Laura dan Hanafiah),” ungkap Mursalim.

Mursalim menjelaskan dalam melakukan survei menerapkan prinsip probabilitas dalam penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling.
“Dengan teknik tersebut dimungkinkan setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih atau tidak dipilih menjadi responden,” kata dia.

Pengukuran pendapat dapat dilakukan dengan hanya melibatkan sedikit responden. Meskipun tanpa melibatkan semua anggota populasi hasil survei dapat digeneralisasikan sebagai representasi populasi. “Populasi yang disurvei adalah seluruh warga Negara Indonesia di Kabupaten Nunukan yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan, jelas dia.

Survei yang dilakukan per 1-7 Desember 2020 atau dua hari sebelum hari H pencoblosan ini, keterpilihan paslon Amanah unggul jauh dari Damai dengan selisih 37,47 persen. Oleh karena itu, hampir dipastikan paslon Amanah akan memimpin kembali Kabupaten Nunukan periode 2021-2024. (*)

Tinggalkan Balasan