Inginkan Kasus Korupsi Tuntas, Tokoh Masyarakat Sesayap KTT Titipkan Pesan untuk Calon Kepala Daerah

oleh
oleh
KPK melakukan pengecekan fisik terhadap bangunan turap/sheet pile Sungai Sesayap, Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara beberapa tahun yang lalu. Sumber Foto: Istimewa

TIDENG PALE, Kaltaraaktual.com– Menjelang pergantian kepala daerah di Tana Tidung, beberapa tokoh masyarakat di Tana Tidung sampaikan harapannya. Salah satu yang dipertanyakannya adalah perkembangan penyidikan dugaan kasus korupsi yang pernah terkuak di kabupaten termuda tersebut.

Sebagaimana diketahui dan pernah dimuat di berbagai media, ada dugaan kasus korupsi proyek tahun jamak yang sempat menyita perhatian publik, yaitu pekerjaan pembangunan turap (sheetpile) di Kecamatan Sesayap dan Sesayap Hilir yang dikerjakan pada tahun 2010 – 2013, dan kemudian diadendum hingga 2015.

Pemeriksaan yang dikoordinasi dan disupervisi langsung oleh KPK bersama Mabes Polri pada bulan april 2018 tersebut terindikasi (atas dasar temuan BPK) merugikan negara. Diketahui selanjutnya, telah ada penetapan 2 tersangka atas kasus tersebut, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum saat itu dan Ketua Lelang proyek tersebut.

Sebagai salah satu tokoh masyarakat, Bapak Ramlan berharap, pemeriksaan atas kasus korupsi tersebut segera dituntaskan. “Sebagai masyarakat, kami tentu berharap, kedepan, pembangunan di Tana Tidung berjalan lancar, bertanggungjawab dan tepat sasaran.”

Selain itu, setiap masyarakat punya hak untuk mengetahui bagaimana penggunaan anggaran dan perkembangan berbagai pekerjaan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. “Karena semua itu dari dan untuk masyarakat juga”, ujar Ramlan.

“Kritis adalah bentuk kepedulian, dan itu hal yang penting, agar semua program kerja pemerintah bisa berjalan sesuai aturan. “Tidak ada yang boleh disalahgunakan. Lagipula, bertanya adalah hal biasa, agar kita tahu fakta, sehingga tidak timbul fitnah/tuduhan yang salah. Siapapun kepala daerah yang baru nanti, kami berharap agar bisa lebih transparan dalam mengelola anggaran”. tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Tana Tidung akan menjadi salah satu daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah pada 9 desember 2020 mendatang. Kita butuh perubahan, agar Tana Tidung bisa segera mengejar berbagai ketertinggalannya” tutup Ramlan. (**)