Kesiapan Malinau Tembus 75 Persen Jelang Hari Otonomi Desa Kaltara

oleh
oleh

MALINAU, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan kesiapan menjadi tuan rumah peringatan Hari Otonomi Desa Provinsi Kalimantan Utara setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang menetapkan Malinau sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menyebutkan, penunjukan tersebut merupakan bentuk kepercayaan Pemerintah Provinsi Kaltara terhadap kesiapan Malinau, baik dari sisi infrastruktur, koordinasi lintas sektor, maupun partisipasi desa.

“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan rapat koordinasi antara pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Malinau. Kemarin tim dari provinsi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) juga sudah turun langsung meninjau lokasi,” kata Sekda Malinau, Kamis, (15/01/26).

Peringatan Hari Otonomi Desa Kalimantan Utara dijadwalkan berlangsung pada 27, 28, dan 29 Januari, dengan rangkaian kegiatan utama yang berfokus pada penguatan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan.

Menurut Sekda Malinau, agenda kegiatan yang disusun pemerintah provinsi mencakup pameran desa, penyerahan bantuan umum, termasuk bantuan bibit tanaman pertanian dari provinsi, serta sejumlah forum diskusi dan kegiatan tematik, termasuk sembilan kegiatan berskala nasional yang menghadirkan narasumber kompeten.

“Ini menjadi momentum penting bagi desa-desa untuk belajar, saling bertukar praktik baik, sekaligus menunjukkan inovasi dan potensi masing-masing,” ujarnya.

Dari sisi kesiapan daerah, Sekda Ernes Silvanus menegaskan Malinau berada dalam posisi siap. Pameran desa akan melibatkan 35 desa dari wilayah Malinau serta 10 desa dari wilayah lain di Kalimantan Utara.

“Kalau kita kalkulasikan, kesiapan Malinau saat ini sudah di atas 75 persen. Tinggal tahapan teknis, salah satunya mulai tanggal 19 Januari kita akan membangun stand-stand pameran yang dikerjakan langsung oleh desa-desa peserta,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, dukungan anggaran telah disiapkan secara mandiri oleh desa. Setiap desa peserta pameran mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 juta, sementara Pemerintah Kabupaten Malinau mengalokasikan sekitar Rp500 juta untuk Desa Pelosapi sebagai lokasi utama dan tuan rumah kegiatan.

Selain rangkaian kegiatan inti, Pemerintah Kabupaten Malinau juga menyiapkan berbagai kegiatan penunjang yang akan digelar hingga 30 Januari atau masa penutupan acara. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meramaikan lokasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Selama kegiatan berlangsung hingga penutupan tanggal 30 Januari, akan ada keterlibatan UMKM lokal, agenda hiburan rakyat, serta aktivitas pendukung lainnya agar kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Sekda.

Pemerintah Kabupaten Malinau berharap peringatan Hari Otonomi Desa ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang konsolidasi pembangunan desa, penguatan ekonomi lokal, serta etalase kemajuan desa-desa di Kaltara. (red)