Kaltara aktual. Com,
TANJUNG SELOR — Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kalimantan Utara, Agus Salim, mendorong pemerintah pusat untuk mempertimbangkan pendekatan pembangunan infrastruktur yang lebih menyeluruh di kawasan perbatasan.
Pasalnyan ia menilai, pekerjaan yang dilakukan dalam satu rangkaian besar akan memberikan hasil yang lebih efektif dibanding pengerjaan yang terpisah-pisah.
Agus sapaannya menjelaskan, pembangunan yang tidak dituntaskan dalam satu paket sering kali menimbulkan persoalan baru.
“Kalau pembangunan dilakukan potong-potong, biaya perawatannya bakal lebih besar. Apalagi kondisi jalan kalau sudah dibangun tapi tidak dituntaskan, sering dibiarkan begitu saja dan akhirnya rusak lagi. Ini justru menambah beban anggaran,” katanya, Senin (24/11/2025)
Menurut dia, penyelesaian proyek secara utuh dapat meminimalkan kebutuhan perbaikan berulang setiap tahun dan menghadirkan infrastruktur yang lebih tahan lama.
“Dari pada terus mengeluarkan anggaran untuk perbaikan, lebih baik pembangunan diselesaikan dalam satu paket besar agar lebih efisien,” kata Agus.
Ia meminta pemerintah pusat dapat melihat kebutuhan infrastruktur perbatasan secara lebih komprehensif, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di beranda negara. (*)









