NUNUKAN, Kaltaraktual.com– Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Andi Muhammad Akbar Djuarzah mengajak masyarakat memaknai bulan suci Ramadhan sebagai manusia utuh. Dengan cara memahami kehidupan dengan mata dan sadar pula dengan sebuah sentuhan hati keimanan.
“Kita telah banyak bertatap muka namun perlu bersentuh hati, maka sudah saatnya kita menyatukan diri dengan bertatap hati kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan,” kata Andi M Akbar saat menyampaikan sepatah kata di acara buka puasa bersama dengan masyarakat Nunukan, (28/3/24).
Menurut Andi M Akbar, hati adalah rasa yang senantiasa menggerakkan manusia untuk terus berbuat yang terbaik dalam kehidupan ini tanpa saling menjatuhkan dan bukan di maknai sebagai sesuatu tanpa landasan teori saja melainkan dapat di implementasikan sebagai wujud konsisten sebagai manusia seutuhnya.
“Bisa saja orang menilai hanya pada pandangan mata, memahami tapi tidak bersikap, bersikap tapi saling menjatuhkan dan membuat keresahan yang tidak benar adanya. Untuk itu kita perlu konsisten mengamalkan iman, ilmu dan amal serta menjaga adab,” tuturnya.
Andi M Akbar menegaskan, apalah artinya jika Ramadhan hanya disi dengan pandangan negatif, membuat keresahan yang sesat padahal seharusnya terisi dengan kegiatan positif membantu sesama, keikhlasan menjaga dan merangkul.
“Sejatinya adalah ketika kita memadukan pandangan mata dan hati tentu kita jauh dari ajakan rasa provokatif, dengki, sombong, amarah, dan hawa nafsu yang selalu menjerumuskan kepada kesesatan berpikir. Kita ingatkan kepada saudara kita bahwa hati yang gelap dan sesat sangat dimurkai Allah,” tegas Andi M Akbar yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Nunukan ini.
Andi M Akbar kemudian mengajak masyarakat Nunukan, untuk kembali memahami dam menjalankan kehidupan secara konsisten sebagai manusia dalam bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah. Termasuk rendah diri dihadapan Allah SWT dan mampu memadukan mata dan hati setulus jiwa sebagai insan manusia. (*tfk)
