Malam Budaya di Long Nawang Satukan Sarawak dan Kaltara Lewat Tarian Dayak

oleh
oleh

MALINAU, KaltaraAktual.com– Malam ramah tamah serumpun antara delegasi Sarawak, Malaysia dan warga perbatasan Apau Kayan berlangsung meriah di Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (25/03/26) malam.

Kegiatan yang bertujuan mempererat hubungan masyarakat lintas negara ini berlangsung hangat dan penuh nuansa budaya. Suasana semakin semarak saat Timbalan Menteri Digital Sarawak, Wilson Uga Anak Kumbong, tampil membawakan tarian tradisional Dayak Iban. Ia turut didampingi sang istri, Datin Lita, yang ikut menari di panggung budaya.

Tak kalah menarik, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, juga ambil bagian dengan menampilkan tarian khas Dayak Kenyah. Penampilan keduanya menjadi simbol kuat persaudaraan serumpun antara masyarakat Sarawak dan Kaltara.

Baca Juga  Pj. Sekprov Kaltara Resmikan Lomba Tari Kreasi Pedalaman dan Pesisir

Aksi para pejabat tersebut disambut meriah oleh ratusan masyarakat Dayak dari Sarawak, Brunei Darussalam, Singapura, serta warga adat setempat yang hadir memadati lokasi acara.

Wilson Uga mengatakan, momen tersebut mencerminkan kedekatan emosional dan kesamaan akar budaya masyarakat di kawasan perbatasan. Ia menekankan pentingnya pelestarian budaya di tengah perkembangan teknologi.

“Kemajuan teknologi seharusnya menjadi sarana untuk memperkenalkan dan menjaga warisan budaya, bukan justru menggerusnya,” ujar Wilson.

Ia menambahkan, di era digital saat ini, budaya harus diangkat ke berbagai platform agar semakin dikenal luas, khususnya oleh generasi muda.

“Budaya tidak boleh hilang. Justru harus kita angkat ke platform digital agar dikenal lebih luas,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Gelar Rakor Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kaltara Semester I Tahun 2025

Sementara itu, Ingkong Ala menegaskan bahwa budaya merupakan perekat utama hubungan masyarakat di wilayah perbatasan yang harus terus dijaga.

“Momentum ini tidak hanya mempererat hubungan sosial budaya, tetapi juga memperkuat komitmen kerja sama lintas negara, khususnya dalam pembangunan kawasan perbatasan,” ujarnya.

Ia berharap hubungan antara Sarawak dan Kalimantan Utara semakin kokoh melalui kegiatan serumpun tersebut.

“Ini bukti kita serumpun dan berkomitmen menjaga warisan budaya sekaligus memanfaatkannya di era digital sebagai identitas masyarakat perbatasan,” tutupnya.

Malam keakraban ini diisi dengan pertunjukan seni tradisional dan musik etnik yang memperlihatkan kekayaan budaya Dayak. Interaksi hangat antara delegasi Sarawak dan Pemerintah Provinsi Kaltara pun menambah suasana kekeluargaan dalam acara tersebut.

Baca Juga  Sambut Delegasi Sri Lanka, Gubernur Harap Jalin Kerjasama Rehabilitasi Mangrove

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Residen Bahagian Kapit Elvis Anak Didit, Residen Bahagian Miri Galong Anak Luan, Pegawai Daerah Bukit Mabong Jabang Anak Juntan, serta Pegawai Daerah Kanowit Cerislogo Anak Sabut.

Dari pihak Pemprov Kaltara, hadir Asisten II Bustan, Kepala Bapperida Bertius, Kepala BPPD Ferdy Manurun Tanduklangi, dan Karo Adpim Jaini. Selain itu, turut hadir Wakil Bupati Malinau Jakaria dan Ketua DPRD Malinau Ping Ding Yansen bersama sejumlah anggota DPRD. (*)

Tinggalkan Balasan