NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Kabupaten Nunukan periode 2022-2027 resmi dilantik oleh Koordinator MW KAHMI Provinsi Kalimantan Utara Asnawi Arbain pada Minggu, (05/02/23) di Kantor Bupati Nunukan.
Kegiatan pelantikan diawali dengan penampilan tarian Tradisional “Tari Bebandung” khas Suku Tidung dan di buka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Arief Budiman selaku Koordinator Presidium MD KAHMI Nunukan menyampaikan puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT dapat hadir pada pelantikan pengurus KAHMI Nunukan serta FORHATI sekaligus menghadiri Milad HMI yang ke-76. “Insya Allah pada siang nanti akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah pengurus yang baru-baru dilantik,” ucap Arief Budiman yang juga merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan.
Momen kali ini akan sangat spesial bagi kita karena seluruh keluarga besar KAHMI dan HMI di Nunukan bisa bersinergi dalam melaksanakan kegiatan, hal ini sangat jarang terjadi pada kegiatan pelantikan KAHMI, FORHATI, Milad HMI, Rakerda dan juga pelaksanaan Muscab pertama yang akan dilaksanakan.
“Saya sampaikan kepada rekan-rekan KAHMI dan adek-adek HMI, ini adalah momentum yang tepat untuk menunjukkan kepada masyarakat Kab Nunukan bahwa kita bisa solid, bisa bersinergi, dan yang paling penting nantinya bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan di Nunukan,” ujarnya.
Koordinator MD KAHMI Nunukan Ini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak termasuk Pemkab Nunukan yang telah membantu untuk mensukseskan pelaksanaan pelantikan MD KAHMI.
“Atas nama koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Nunukan dan FORHATI mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Ibu Bupati Nunukan Hj Asmin Laura dan seluruh jajaran atas dukungan dan kehadirannya dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ucap Arief.
Selanjutnya Koordinator MW KAHMI Kalimantan Utara Asnawi Arbain menyampaikan bahwa hari ini tepat 76 tahun yang lalu HMI berdiri di Jogjakarta pendirinya itu ada 15 orang meskipun yang terkenal itu satu orang yaitu Kanda Lafran Pane yang dikukuhkan menjadi pahlawan nasional.
“HMI berdiri kurang lebih 18 bulan setelah Indonesia diproklamirkan oleh Soekarno Hatta, alasan keberadaan HMI dalam sejarah semacam alasan adanya itu ada 2 yang pertama yaitu mempertahankan Kemerdekaan Indonesia, kemudian yang kedua mempertinggi derajat keislaman rakyat Indonesia,” ungkap Asnawi Arbain yang juga mantan Anggota DPRD Kaltara periode 2014-2019.
Menurut Asnawi Arbain KAHMI hadir dan memiliki peran salah satunya untuk membangun daerah dengan sumber daya manusia yang ada insya allah akan berkontrbusi positif pada Pemerintah Kabupaten Nunukan mengisi ruang jabatan publik, juga berpartisipasi aktif.
“Kita berharap kedepan KAHMI dan HMI lebih banyak dan maksimal dalam kontrobusinya terhadap pembangunan di Nunukan,” tuturnya.
Diakhir penyampaiannya, Asnawi Arbain berharap agar para alumni HMI yang tergabung di KAHMI bisa membantu dan mensuport adik-adik HMI untuk terus mengaktualisasikan diri.
“Saya hanya berpesan kepada pengurus yang baru dilantik tugas kita kedepan adalah bagaimana caranya tetap membantu junior-junior di HMI, karena majelis nasional selalu berpesan HMI itu adalah mata air keberadaan KAHMI,” tutup Asnawi
Kegiatan yang diakhiri dengan pembacaan doa dan pemotongan tumpeng dalam rangka Milad HMI ke-76 yang diberikan kepada Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid.
Pada acara tersebut juga hadir Wakil Ketua DPRD Prov Kaltara Andi M Akbar, Ketua dan anggota Presidium MW KAHMI Kaltara, Ketua dan anggota Presidium MD KAHMI Nunukan, Direktur PNN, Camat Nunukan Selatan, DLH Kab Nunukan, Disbudparpora Kab Nunukan, KNPI Kab Nunukan,Tokoh Agama, serta PC NU, EK-LMND Kab Nunukan, IKA PMII, HKTI, perwakilan Universitas Terbuka, GP ANSOR. (erw/*red)
