NUNUKAN, Kataraaktual.com– Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar acara Musabaqah Tilwatil Quran ke XVII tingkat Kabupaten tahun 2022 pada Jumat malam (25/03/22).
Dalam acara pembukaan MTQ XVII, Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid melalui Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah mengatakan, setelah dua tahun MTQ dilaksanakan secara virtual baru kemudian tahun ini dilaksanakan secara langsung.
“Kita bersyukur akhirnya bisa dilaksanakan secara langsung, meskipun saya harus mengingatkan saat ini kita masih dalam kondisi Covid-19, untuk itu saya meminta agar seluruh tahapan dalam MTQ Tltetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar H.Hanafiah.
H.Hanafiah menuturkan, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang sedemikian pesat ini sangat memberi begitu banyak kemudahan.
“Saat ini kita berada di era digitalisasi, era teknologi tinggi dan era keterbukaan informasi,sehingga dunia sekarang seolah tanpa batas, karena semua bisa mengakses informasi melalui media sosial,” tutur mantan Birokrat ini.
Namun Hanafiah menjelaskan bahwa gempuran media massa juga ada sisi positifnya ketika kita salah gunakan, untuk itu menurutnya perlu memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Nilai-nilai agama yang terkandung dala. AL-Quran yang akan menuntun dan memandu kehidupan umat Islam supaya tidak terjerumus kedalam hal negatif,” jela Hanafiah.
Atas nama Bupati Nunukan, H.Hanafiah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LPTQ dan seluruh panitia yang menyelenggarakan MTQ ke-XVII.
“Al-Qur’an selalu ada dilisan, hati dan pikiranku, maka saya berharap MTQ ke-XVII kali ini bisa meningkatkan semangat kita untuk terus mengaji dan mengkaji isi dan kandungan Al-Qur’an secara utuh,” sebut H.Hanafiah.
sehingga bisa menjadi komitmen untuk mengimplementasikan Al-Qur’an dalam setiap tutur kata, sikap, maupun perbuatan senantiasa mewarnai gerak dan langkah kehidupan kita.
“Saya tidak ingin MTQ kali ini hanya menjadi rutinitas tahunan semata, dan tidak memberikan efek apapun terhadap peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. MTQ ini harus mampu menjadi tolok ukur seberapa besar komitmen kita untuk menjaga dana mengamalkan Al-Qur’an,” pungkasnya. (KA)
