NUNUKAN, Kaltaraaktual.com–
Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan Masniadi serta anggota DPRD Nunukan, dan beberapa penyuluh pertanian lainnya menghadiri acara panen perdana oleh Kelompok Tani Maju Bersama yang panen padi di lahan seluas 1,5 hektare (Ha) bertempat di Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan (11/09).
Bupati Laura juga turut memberikan secara simbolis beberapa bantuan dan pengoperasian perdana power threaser kepada para petani, ia mengatakan panen padi ini merupakan wujud masyarakat selaku petani di Kabupaten Nunukan mampu menghasilkan padi maupun beras lokal, yang menandakan Agribisnis di sektor pangan berjalan sekaligus bantuan yang diberikan Bupati adalah salah satu bentuk dan dukungan pemerintah daerah kepada petani yang ada di Kabupaten Nunukan.
“Memberikan bantuan bukan sekedar hanya memberikan bantuan, karena kita ingin dengan adanya bantuan kedepan para petani bisa lebih produktif serta optimal dalam setiap hasil panennya,” kata Laura kepada pewarta (12/9).
Laura menambahkan, hasil pertanian khususnya padi ini akan disuplai untuk memenuhi beras para pegawai di Pemkab Nunukan. Setelah itu baru untuk diperjualbelikan di masyarakat luas.
“Menjadi target kita itu adalah Kebutuhan beras untuk pegawai kita di pemerintah daerah, baru nanti untuk skala masyarakat luas. Dengan begitu perputaran ekonomi bisa berjalan dengan baik sesuai dengan peningkatan Agribisnis di sektor tanaman pangan,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nunukan Selatan, Asry Azis, dari bidang konsumsi dan keamanan pangan telah melakukan uji kelayakan padi milik Amiruddin, dari Kelompok Tani Maju Bersama. Hasilnya tidak mengandung zat kimia, sehingga untuk dikonsumsi sangat aman.
“Jadi 1,5 Ha ini bisa menghasilkan sekitar 6 ton padi atau gabah kering panen, untuk jadi beras itu sekitar 60 persen dari gabah, atau 4,8 ton jadi beras,”
Sementara itu Amiruddin, pemilik sawah seluas 1,5 Ha yang dipanen padi, merasa senang dengan kehadiran Bupati Laura di sawah miliknya dan ikut panen perdana bersama mereka.
Jangka waktu tiga bulan setengah, padi yang ditaman oleh Amiruddin sudah bisa dipanen, dan diperkirakan sawah seluas 1,5 Ha ini bisa menghasilkan padi sebanyak 5 ton.
“Sudah 7 tahun menanam padi, biasanya saya panen sekitar 6 ton lebih, tahun ini saya menama agak kurang, karena saat ini padi yang saya taman terkena penyakit,”ungkapnya
****


