TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Syarwani bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bulungan, Forkopimda, serta para petani mengikuti Gerakan Tanam Serentak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kamis (12/03/26).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian dan dilaksanakan secara serentak di berbagai lokasi Cetak Sawah Rakyat di seluruh Indonesia.
Gerakan tanam serentak ini bertujuan mendukung program ketahanan pangan nasional serta mendorong tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Bulungan melaksanakan penanaman di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Tengah.
Lokasi pertama berada di Desa Salimbatu yang dikelola Brigade Pangan Budaya KK. Di lokasi ini, luas lahan mencapai sekitar 211,87 hektare dengan luas tanam sekitar 17 hektare, sementara lahan yang telah ditanami mencapai sekitar 24 hektare.
Adapun lokasi kedua berada di Desa Tanjung Buka yang dikelola Brigade Pangan Bintang Jaya Bulungan. Luas lahan di wilayah ini mencapai sekitar 97,95 hektare dengan luas tanam sekitar 6 hektare, dan seluruhnya telah ditanami.
Dalam kesempatan tersebut, Syarwani menyampaikan bahwa program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Bulungan terus menunjukkan perkembangan.
Ia menjelaskan bahwa total luas lahan CSR di Kabupaten Bulungan pada 2025 mencapai sekitar 808 hektare. Hingga saat ini, lahan yang telah berhasil ditanami mencapai sekitar 120 hektare.
Menurut dia, gerakan tanam serentak diharapkan mampu mempercepat optimalisasi lahan pertanian sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Melalui gerakan ini, kita berharap produktivitas pertanian meningkat dan para petani semakin bersemangat dalam mengelola lahan pertanian,” tuturnya. (prokompim/red)


