Pemkab Malinau Teken Dorong Pembinaan Warga Binaan dan Usulkan Pembangunan Lapas

oleh
oleh

MALINAU, KaltaraAktual.com- Pemerintah Kabupaten Malinau menandatangani nota kesepakatan kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tarakan guna memperkuat sinergi dalam pembinaan serta pendampingan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Malinau Wempi W. Mawa bersama pihak Bapas Tarakan, Kamis (12/03/26), bertempat di Ruang Intulun, Malinau.

Dalam kesempatan itu, Bupati Wempi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Malinau pada prinsipnya sangat mendukung berbagai upaya pembinaan yang dilakukan oleh Balai

“Pemasyarakatan maupun lembaga pemasyarakatan. Dukungan tersebut juga berkaitan dengan kondisi over kapasitas warga binaan yang terjadi di sejumlah lembaga pemasyarakatan, di mana sebagian di antaranya merupakan warga asal Kabupaten Malinau,” ujar Bupati Wempi.

Menurutnya, kondisi tersebut kerap menimbulkan berbagai kesulitan, terutama setelah adanya kepastian hukum terhadap para terpidana yang harus menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan maupun dalam pengawasan Bapas.

“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malinau telah mengambil langkah dengan menyurati pemerintah pusat agar pembangunan lembaga pemasyarakatan dapat diprioritaskan,” terangnya.

Bupati Wempi juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Menteri terkait agar Kabupaten Malinau bisa menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas pembangunan lembaga pemasyarakatan. Bahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan aset lahan yang dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

Ia menambahkan, keberadaan lembaga pemasyarakatan dan balai pemasyarakatan memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan sekaligus tempat transisi bagi warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

“Harapan kita Lapas dan Bapas ini benar-benar menjadi pusat pembinaan dan pusat transisi bagi warga binaan sebelum mereka kembali ke masyarakat. Karena pada akhirnya mereka pasti kembali ke masyarakat,” tutupnya. (hbb/prokompim/red)