Perayaan Natal IKAT Nunukan, Bupati Laura Ajak IKAT Rajut Kerukunan dan Jaga Toleransi

oleh
oleh
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid bersama suami menghadiri perayaan Natal Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Kabupaten Nunukan. Sabtu malam (28/01/23) Foto:erw

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid hadiri Perayaan Natal Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) “Maka Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain (Mat 2:12)” yang dilaksanakan di PM Jalan Pongtiku RT 19 Kelurahan Nunukan Tengah, Sabtu malam (28/01/23).

Kegiatan yang diawali dengan Ibadah Natal bersama pada perayaan Natal ikatan keluarga toraja (IKAT) dan di tutup dengan berdoa bersama.

Joni Sabindo, selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan menyampaikan laporannya dan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya atas nama pribadi dan teman-teman panitia serta kehadiran Ibu Bupati Nunukan bersama suami.

“Kepanitian ini efektif berjalan 10 hari, dengan doa dan usaha yang dilakukan panitia serta dukungan dari berbagai pihak kita patut bersyukur atas kegiatan malam ini dapat terlaksana sampai pada detik ini,” ucap Joni.

Joni melanjutkan, sejak di SK-kan oleh pengurus IKAT Nunukan, kami memulai rapat pada (18/01) untuk menyusun program kerja bagi panitia serta persiapan yang akan dilaksanakan. “Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada beberapa pihak yang telah mendukung serta memberikan support kepada kami, sehingga perayaan natal ini dapat terlaksana,” ujar Joni Sabindo.

“Dan yang tak kala pentingnya bantu dari seluruh anggota IKAT Kab Nunukan yang ikut dalam yuran yang di jalankan, sehingga semua dana dapat terkumpul dan hasilnya dapat kita gunakan untuk perayaan malam hari ini,” tambah Joni.

Sedangkan Ketua IKAT Nunukan Mesak Adianto dalam sambutannya menyampaikan, hampir dua tahun bahkan tahun ke tiga kita sulit merayakan natal bersama khususkan warga IKAT  Nunukan. “Karena itu pada hari ini kita bersyukur di tahun 2023 ini walaupun diawal tahun kita masih sempat memaknai makna natal sebagai damai yang diberikan oleh tuhan yang itu juga kita dapat bagikan bagis sesama kita, secara khusus sebagai warga Ikat yang hadir di tengah-tengah masyarakat Kab Nunukan yang kita cintai,” ujar Mesak.

Natal dan syukuran tahun baru 2023 di rayakan bukan sebagai warga yang beragama Kristen saja, tetapi juga saudara-saudara kami yang beragama Muslim. “Kami juga berterima kasih kepada Ibu Bupati Laura Hafid yang selama ini telah memfasilitasi semua bidang pembangunan termasuk yang menyentuh bagi warga Ikat di Kab Nunukan,” tutur Mesak.

Sebagai Ketua IKAT Nunukan dirinya berharap acara ini tidak hanya merupakan ceremoni tetapi juga menjadi momen bagi kita, bahwa ditengah suasana berkah yang tuhan berikan buat  semua di tahun ini, sehingga kembali mempunyai semangat juang yang tinggi untuk terus bekerja, ikut membangun di  Nunukan karena Toraja bagian dari warga masyarakat dan juga tentunya mau ikut mendukung program-program Pemerintah yang sudah berjalan selama ini.

“Kami juga berharap semua warga Ikat bisa kembali terus bersatu, walaupun dengan kerukunan-kerukunan kampung yang ada tetapi kita di ikat dalam satu Organisasi yang membuat kita semakin menjadi kuat dan kokoh menjadi suatu kekuatan yang tentunya untuk hal yang positif di dalam membangun kebersamaan di Kab Nunukan Ini,” harap Mesak.

Senada dengan ketua IKAT Nunukan, Ruman Tumbo sebagai ketua IKAT Kalimantan Utara menyampaikan, Natal itu pembawa damai, Yesus datang ke dunia untuk membawa damai jadi kapan kita berdamai dengan orang lain itu natal, cuma pelaksanaannya biasanya di bulan-bulan Desember.

“Tetapi menurut saya natal yang sebenarnya adalah kasih, kedamaian, kita harus mengasihi satu dengan yang lain, kita harus damai dengan yang lain. Tidak pandang mau agama apa suku apa tuhan Yesus datang untuk membawa damai bukan hanya untuk orang Kristen, bukan hanya untuk orang Toraja, malam ini kita duduk berdamai tapi kalo ada diantara kita yang tidak damai dengan teman-teman atau keluarga ataupun masyarakay itu tidak natal, karena tidak damai,” lanjutnya Ruman.

Sementara itu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengawali sambutannya menyampaikan selamat merayakan natal tahun 2022 kepada seluruh umat Kristiani di Nunukan terkhusus umat kerukunan Ikat di Kabupaten Nunukan. “Semoga perayaan natal tahun 2022 menjadi momentum bagi umat kristiani untuk lebih memahami kelahiran Yesus Kristus dan mewujudnyatakan dengan kasih kepada sesama,” ucap Laura.

Laura melanjutkan, Konferensi Wali Gereja (KWI) bersama dengan Persekutuan Geraja-geraja di Indonesia (PGI) menetapkan tema nasional perayaan natal tahun 2022 ialah “Pulanglah Meraka Ke Negeri Melalui Jalan lain (M 2:12)”.

“Tema Nasional ini yang di tetapkan mengandung makna bahwa keanekaragaman merupakan anugerah Tuhan yang harus di syukuri, di rawat dan dikembangkan, selain itu juga mengandung semangat dalam membangun peradaban kasih di tengah menguapnya tindak kekerasan dan merajut kerukunan di tengah merebaknya intoleransi,” lanjut Laura.

Hal ini terbukti saat ini walaupun bulan Desember 2022 telah berlalu, diawal tahun 2023 ini masyaratak Toraja di Nunukan masih bisa berkumpul dan menyelenggarakan natal bersama kiranya dengan semangat natal di tahun 2023 semangat kebersamaan ini dapat terus di jaga, dipertahankan, dan ditingkatkan.

“Pada momentum kali ini, saya juga ingin menyatakan kekaguman saya kepada keluarga Toraja Nunukan (IKAT) yang begitu kompak dan memiliki rasa kebersamaan yang tinggi,” lanjutnya.

Bupati Laura mengajak warga Toraja bersama-sama dengan Pemkab Nunukan untuk mengisi pembangunan dan dukung berbagai program pemerintah yang dijalankn dengan penuh optimis dan antusias.

“Saya percaya semua rencana dan program pemerintah juga meningkatkn kesejahteraan masyarakat akan berhasil dengan maksimal bila didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali dukungan itu kami butuhkan juga dari keluarga besar Ikat Kab Nunukan,” ajak Laura.

Ditengah suasana suka cita natal ini Bupati Nunukan meminta kepada semua umat Kristiani, pendeta, para gembala-gembala sidang dan hamba- hamba tuhan di Kabupaten Nunukan, untuk membawakan doa-doanya agar keutuhan bangsa dan perdamaian dapat terus terjaga di muka bumi ini.

“Jalan-jalan ke persemaian, udaranya sejuk cocok untuk bersantai, selamat natal saya ucapkan, kasih karunia tuhan menyertai kita semua.” Tutupnya Laura Hafid.

Di penghujung acara pantia penyelenggara menampilkan Tarian Adat Toraja yakni Tarian Magellu Massal yang pada kesempatan itu Bupati Nunukan Laura Hafid ikut bergabung dengan penari-penari tersebut. Pada kegiatan ini panitia penyelenggara juga menyediakan DoorPrizess yang di undi untuk semua yang hadir pada kegiatan perasayaan natal ikatan keluarga toraja (IKAT).

Hadir juga dalam kegiatan tersebut,  Wakil Ketua DPRD Kaltara Andi M.Akbar,Anggota DPRD Kab Nunukan Robinson Totong, Ketua Bamag Kab Nunukan, Unsur Forkopimda, Camat Nunukan, Kapolres Nunukan, Dandim Nunukan, dan Danlanal Nunukan. (erw/ka)