NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Pembangunan infrastruktur adalah bagian integral pembangunan dan roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Artinya pembangunan infrastruktur sentral pembangunan suatu daerah.
Melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Abdi Jauhari saat di hubungi via seluler Kamis, (22/07/2021) mengatakan prioritaskan pembangunan infrastruktur ialah untuk memberikan manfaat masyarakat.
“Proses pelaksanaan APBD baik yang bersumber dari APBD Nunukan maupun pendanaan lainnya masih dalam tahap penyelesaian atau perampungan pekerjaan,” ungkapnya.
Abdi sapaan akrabnya menuturkan bahwa masih mengevaluasi program lainnya guna melihat pekerjaan mana yang perlu ditingkatkan dan diprioritaskan ditahun depan sehingga bisa merata pembangunannya untuk daerah Nunukan.
“Program yang akan dikerjakan tahun depan akan merujuk pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang masih disusun Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Nunukan.
Dirinya menegaskan dari RPJMD dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP).
“Dari RKP tentunya harus bersinergi dengan kemampuan keuangan negara atau daerah,”tegas dia.
Saat ditanyakan terkait laju pembangunan infrastruktur dimasa pandemi Covid-19, Abdi menerangkan pembangunan infrastruktur tidak terhambat.
“Hanya saja karena keterbatasan pendanaan sehingga target-target yang diprogramkan berkurang dan disesuaikan dengan prioritas peruntukannya,” terangnya.
“Prioritas pembangunan infrastruktur secara fisik diutamakan yang memberi manfaat dan mendukung program lainnya seperti program nasional,” tambah dia. (Syukri/KA)
