Potret Penuh Hangat Wagub Kaltara di Nawang Baru dan Long Nawang Kunjungi Rumah Warga

oleh
oleh

MALINAU, KaltaraAktual.com- Kunjungan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, ke Desa Nawang Baru dan Long Nawang, Kabupaten Malinau, pekan lalu, terasa begitu istimewa.

Bagi Ingkong, ini bukan sekadar agenda kerja, melainkan pulang ke kampung halaman tempat ia dilahirkan dan dibesarkan.

Dengan penuh kehangatan, Ingkong Ala menyambangi rumah-rumah warga satu per satu. Ia duduk bersama para orang tua, tokoh adat, hingga masyarakat, berbincang santai menggunakan bahasa Dayak Kenyah yang begitu akrab di telinga warga.

“Ini kampung halaman saya, di sinilah saya lahir dan besar. Jadi datang ke sini bukan seperti kunjungan, tapi sekaligus lepas kangen,,” kata Ingkong Ala.

Suasana haru pun terasa ketika sejumlah orang tua yang telah lanjut usia masih mengingat sosok Ingkong sejak kecil hingga dewasa. Mereka menyapa dengan penuh keakraban, bahkan menceritakan kembali kenangan masa lalu yang pernah dilalui bersama.

Di sela-sela perbincangan, salah satu warga juga mengenang masa sulit yang pernah mereka alami bersama. Ia bercerita bagaimana dulu mereka berusaha mendapatkan pinjaman dari koperasi, namun tidak berhasil. Kisah itu menjadi pengingat perjalanan hidup yang penuh tantangan di masa lalu.

Mendengar cerita tersebut, Ingkong Ala tampak terdiam sejenak, lalu merespons dengan empati. Baginya, pengalaman itu menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk ketangguhan masyarakat hingga saat ini.

“Pengalaman seperti itu tidak boleh kita lupakan. Justru dari situ kita belajar untuk terus berjuang dan saling membantu,” ucapnya.

Dalam kunjungannya, Ingkong Ala juga menemui sejumlah tokoh yang dituakan, di antaranya Ubang Liman, Pui Balu Pasung, Mpui Pelutang Imang, mantan Kepala Desa Temuyat yang kini berusia 93 tahun serta Pui Pungau Anye.

“Kunjungan ini menjadi bentuk penghormatan saya kepada para sesepuh yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan masyarakat setempat,” ujarnya.

Di balik suasana kekeluargaan, Ingkong Ala tetap mendengarkan berbagai aspirasi warga. Mulai dari kebutuhan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga pendidikan disampaikan langsung oleh masyarakat tanpa sekat.

“Kalau kita datang langsung ke rumah warga, kita bisa lebih memahami apa yang mereka rasakan,” kata dia.

Bagi warga, kehadiran Ingkong Ala bukan hanya sebagai Wakil Gubernur, tetapi juga sebagai “anak kampung” yang kembali pulang. Kedekatan itu membuat silaturahmi terasa lebih hangat dan penuh makna.

Kunjungan ini menjadi cerminan pendekatan humanis Pemerintah Provinsi Kaltara, sekaligus memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat perbatasan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup seorang Ingkong Ala.(*)