
TANJUNG SELOR – Rasio elektrifikasi atau keluarga berlistrik di Kaltara terus meningkat dari tahun 2016 ke 2020 menjadi 9,31 persen.
Tiap tahun rasio elektrifikasi Kaltara terus meningkat, dari 2016 ke 2017 meningkat 0, 45 persen, 2017 hingga 2018 meningkat 2,87 persen, 2018 ke 2019 rasio elektrifikasi paling besar yakni mencapai 5,76 persen, kemudian pada 2019 ke 2020 mencapai 0,23 persen, ” terang Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Utara, Ferdy Manurun Tanduklangi, kemarin.
Karena itu, Pemprov Kaltara terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait, seperti PLN dan juga bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kaltara.
Hasilnya, berdasarkan data yang dimiliki Rasio Eletrifikasi di Kaltara dari 2016 hingga tahun ini terus mengalami peningkatan. Dari rasio elektrifikasi 68,66 persen pada 2016, kini meningkat menjadi 77,97 persen.
Ferdy menjelaskan, peningkatan rasio elektrifikasi atau Kepala Keluarga (KK) yang sudah berlistrik dari 2016 hingga 2020 tumbuh mencapai 9,31 persen. * Ton