Kaltara aktual. Com, TARAKAN – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kunjungan kerja ke PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan, Rabu (4/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Utara, khususnya menjelang Idulfitri.
Rombongan dipimpin Ketua Komisi III Jufrie Budiman bersama anggota Rismanto, Yancon, dan Arming. Kedatangan mereka disambut jajaran manajemen Fuel Terminal Tarakan dan langsung menggelar pertemuan koordinasi.
Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Rismanto, menegaskan bahwa ketersediaan BBM merupakan kebutuhan vital masyarakat yang harus dijamin, terutama saat momentum hari besar keagamaan ketika mobilitas warga meningkat signifikan.
“Kami ingin memastikan stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. Jangan sampai terjadi antrean panjang atau keluhan masyarakat akibat keterlambatan pasokan,” ujar Rismanto.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspek dibahas secara komprehensif, mulai dari mekanisme penyaluran, kapasitas penyimpanan, hingga strategi pengamanan stok guna mengantisipasi lonjakan permintaan. Wilayah perbatasan dan kepulauan seperti Kabupaten Nunukan menjadi perhatian khusus, mengingat tantangan distribusi yang lebih kompleks dibandingkan daerah daratan.
Rismanto menambahkan, pengawasan dan kesiapsiagaan harus menjadi prioritas agar masyarakat tidak kembali mengalami kesulitan memperoleh BBM pada momen penting.
“Jangan sampai masyarakat kembali antre panjang atau bahkan tidak kebagian BBM. Ini kebutuhan dasar yang harus dijamin ketersediaannya,” tegasnya.
Sementara itu, Manager Operasional Distribusi LC Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan, Hariosoma Pangestu, menyampaikan bahwa stok BBM saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tarakan dan wilayah sekitarnya. Pihaknya juga memperketat pengawasan distribusi guna mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi menjelang Idulfitri.
Selain memastikan ketersediaan stok, Komisi III DPRD Kaltara turut mendorong peningkatan koordinasi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat terkait agar distribusi BBM tepat sasaran serta terhindar dari potensi penyalahgunaan.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif terhadap pelayanan publik dan sektor strategis daerah. DPRD Kaltara berharap sinergi antara lembaga legislatif dan Pertamina terus diperkuat demi menjaga stabilitas pasokan energi di Provinsi Kalimantan Utara, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki tingkat kerentanan distribusi lebih tinggi. (Adv)
