Rumah Ibadah Baru Dimulai di Setulang, Pemkab Malinau Apresiasi Semangat Jemaat

oleh
oleh
Sumber Foto: jks/prokompim Malinau

MALINAU, KaltaraAktual.com- Pembangunan Gereja GKII di Desa Wisata Setulang resmi dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan di halaman Gereja GKII Desa Wisata Setulang, Kamis (12/03/26) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya pembangunan rumah ibadah bagi jemaat setempat.

Sambutan Bupati Malinau dalam kegiatan itu dibacakan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Francis. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas dimulainya pembangunan gereja tersebut.

Baca Juga  Gubernur Zainal Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malinau, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada panitia pembangunan gereja, para tokoh gereja, serta seluruh jemaat dan masyarakat yang telah bekerja sama mempersiapkan pembangunan rumah ibadah ini,” ujarnya.

Francis menyampaikan, semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti kuatnya komitmen dalam membangun kehidupan iman sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Kunjungi Sajau Hilir, Mentan RI Dorong Percepatan Tanam dan Swasembada Pangan 2025

Menurutnya, pembangunan gereja bukan sekadar membangun bangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana pembinaan rohani serta tempat umat bertumbuh dalam iman dan menjalankan berbagai kegiatan sosial.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan rumah ibadah merupakan simbol kerukunan dan toleransi antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik di Kabupaten Malinau.

Baca Juga  Hadiri Gala Dinner Pornas Kopri XVII 2025, Gubernur Optimis Kontingen Kaltara Raih Prestasi

“Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap proses pembangunan ini hingga selesai dan dapat dimanfaatkan untuk kemuliaan Tuhan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendukung kehidupan beragama yang harmonis di Desa Wisata Setulang. (jks/prokompim/red)

Tinggalkan Balasan