NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Masih dalam suasana tahun baru, di awal tahun Pemerintah Daerah mengadakan Dzikir dan doa bersama. Dzikir dan doa bersama kali ini di laksanakan di ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati Nunukan dan diikuti Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Asiaten Administrasi Umum Syafatudin, Asiaten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin, Kepala OPD Kab. Nunukan, dan seluruh ASN dan Honorer di Lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan. Jumat (6/01/23).
Pemkab Nunukan memulai awal tahun 2023 menghadapi cobaan alam yang terjadi salah satunya kekeringan air bersih. Namun dibawah kepemimpinan Bupati Laura Pemkab Nunukan terus melakukan upaya terbaik untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut.
“Semoga dengan dilaksanakan Dzikir dan doa di awal tahun ini bisa membuka pintu keberkahan bagi seluruh masyarakat semua, seperti berkah derasnya air hujan yang turun memenuhi embung dan sungai sungai,” ucap Laura.
Sebelumnya Bupati Laura juga sudah menggelar rapat dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Tanjung Selor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Air Minum Surya Dharma Hasyim. Dalam rapat tersebut, Bupati Laura mengusulkan prioritas terkait air baku yang ada di Nunukan, seperti waktu dekat dibutuhkannya pengerukan sungai Bolong, pengerukan embung Sungai Bilal, pengerukan embung sungai Lapri serta pembebasan lahannya, pembebasan lahan dan pembangunan embung sungai Limau, pembangunan IPA sungai Limau, pembangunan IPA Pagatason, dan Pengadaan mobil tangki air.
Sedangkan dalam kegiatan Dzikir dan doa bersama berlangsung khidmad dan khusuk di tengah-tengah turunnya hujan deras yang penuh keberkahan. Dzikir dan doa ini di pimpin langsung oleh Ustadz Zahri Fadli. (dwi/ilo/tus/prokompim/*red).
