NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Kebutuhan tenaga kesehatan
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Nunukan masih sangat dibutuhkan, karena dari 360 orang yang dibutuhkan, baru 108 orang PPPK tenaga kesehatan yang terisi, bahkan rencananya tahun akan dibuka kembali penerimaan formasi PPPK tenaga kesehatan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Nunukan, Hj Miskia yang menurutnya formasi tenaga kesehatan PPPK masih terbuka lebar peluangnya.
”Kebutuhan tenaga kesehatan masih banyak. Sekitar 360-an yang kita butuhkan. Kemarin baru 108 yang diterima. Jadi kita rencakanan membuka kembali formasi tenaga kesehatan di tahun 2023 ini,” ungkap Miskia, Selasa (18/07/23).
Selain itu, dirinya mengapresiasi
kehadiran tenaga kesehatan yang berasal dari Binter dan Long Layu saat menerima SK PPPK. Artinya zemangat untuk hadir menerima SK PPPK meskipun lokasi mereka jauh dari Pulau Nunukan.
“Memang formasi tahun 2022 lalu kami prioritaskan untuk wilayah 3. senang sekali kemarin ada 9 orang dari pedalaman. Yang lainnya beberapa tidak dapat hadir seperti yang dari Atap, Sembakung,” ungkap Miskia.
Meskipun beberapa peserta berusia 40 tahun keatas. Hal tersebut menurutnya karena para peserta telah dibekali kemampuan mengoperasikan laptop dan mengerjakan soal online.
Selanjutnya Miskia berharap bagi PPPK yang baru menerima SK agar bekerja lebih bertanggung jawab dan maksimal karena sudah berbeda status dengan sebelumnya. Selain itu juga para ASN diharapkan betah ditempatnya. Tidak boleh mutasi karena akan dianggap berhenti. Terkait kelanjutan setelah lima tahun kontrak, akan menunggu regulasi yang ada. (*az/bn)
