Usai Pimpin Upacara HUT RI ke-76, Wabup Nunukan Ajak Masyarakat Waspadai Covid-19

oleh
oleh
Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah mengajak agar seluruh elemen masyarakat tetap mewaspadai bahaya pandemi Covid-19.

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Usai memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke 76 di halaman Kantor Bupati Nunukan, Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah mengajak agar seluruh elemen tetap mewaspadai bahaya pandemi Covid-19

“Sekarang ini memang kelihatannya masih terdapat kasus Covid-19, walaupun sudah melandai tetapi kita tidak boleh lengah kita tidak boleh menganggap enteng kita tidak boleh langsung gembira,” ujar Hanafiah (17/08/2021).

Alasan mantan Birokrat 37 tahun ini Karena yang namanya Covid-19 terus bisa saja ada dimana-mana.

“Akibat daripada kelalaian kita bisa saja virus itu menyerang daya tahan tubuh kita, makanya saya ajak kita tetap harus waspadai,” seru dia.

Hanafiah menjelaskan bahwa semua lapisan masyarakat wajar untuk saling mengingatkan termasuk mengingatkan keluarga agar selalu mematuhi dan disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Manakala kita tidak mematuhi 5 m hal itu akan rentan terkena virus, untuk itu sedapat mungkin dari kita punya tanggung jawab moralitas untuk bisa mengingatkan,” jelas Hanafiah.

Hanafiah mencontohkan ketika dia tidak menggunakan proses Katakanlah salah satunya adalah masker ketika kita menemui di masyarakat ketika ketemu di jalan atau di pasar atau di mana saja mestinya kita punya tanggung jawab moral untuk sama-sama mengingatkan yang bersangkutan.

“Tentu kita ingatkan agar dapat menggunakan masker atau membiasakan kehidupan 5 M sebab tanpa begitu sekira permasalahan di Kabupaten Nunukan ini akan lambat bisa kita atasi, jadi singkatnya adalah bagaimana kita memerangi virus tersebut bersama-sama,” ujarnya.

Sehingga kedepannya kita bisa hidup seperti normal kembali dengan disiplin mematuhi prokes Covid-19. Sedangkan bagi warga yang isolasi mandiri (isoman) wabup Hanafiah berharap agar bisa dibantu secara sukarela.

“Untuk warga yang melakukan isolasi mandiri tentunya kita berharap kepada masyarakat, mungkin tetangganya atau  keluarga dekatnya untuk bisa membantu untuk bisa meringankan bebannya supaya mereka juga tidak melakukan aktivitas diluar artinya ketika mereka membutuhkan sembako atau makanan kita bisa aktif membantu,” harap dia.

Penyebaran virus Corona di Kabupaten Nunukan bisa saja masuk dari mana saja dari berbagai arah termasuk dari WNI yang bekerja di Malaysia (TKI) yang dideportasi ke Indonesia.

“Saya kira kalau mengandalkan kekuatan pemerintah daerah juga terbatas maka kita perlu bergerak bersama, yang artinya kita secara sadar mewaspadai segala kemungkinan yang ada demi menjaga dan mencegah Covid-19,” pungkasnya. (KA)