NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk tetap fokus menjalankan program pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan setelah kunjungannya ke Kantor Bupati Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Jumat (06/03/26), yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik.
Dalam kesempatan itu, Hermanus juga menyampaikan pembelaannya terhadap Bupati Nunukan, Irwan Sabri, serta mengingatkan agar tidak ada pihak yang menciptakan situasi politik yang dapat merugikan pemerintahan daerah.
“Namanya juga bupati, beliau bekerja apa adanya. Itulah bupati kita dengan segala kelemahannya. Jangan sampai kelemahan itu justru diciptakan dan membuat beliau jatuh dalam persoalan hukum,” ujar Wabup Hermanus di hadapan sejumlah ASN di dalam putaran Video yang beredar di Media Sosial.
Wabup Hermanus menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah seharusnya bekerja dengan ikhlas dan jujur untuk kepentingan masyarakat, bukan terjebak dalam konflik atau konspirasi politik yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.
“Konstitusi sudah jelas, pemimpin dipilih oleh rakyat. Karena itu, sabarlah dan jangan membuat konspirasi politik. Saya bertanya, sebenarnya kita bekerja untuk siapa? Siapa yang dirugikan jika terjadi konflik seperti ini? Yang dirugikan tentu masyarakat,” katanya.
Wabup Hermanus juga mengingatkan bahwa masa jabatan kepala daerah masih cukup panjang untuk menjalankan program pembangunan. Ia meminta ASN tetap menjaga integritas serta menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.
“Kita bekerja dengan ikhlas dan jujur. Nanti kita semua akan disumpah untuk menjalankan amanah selama lima tahun. Sekarang ini masih tersisa sekitar empat tahun. Jadi mari fokus bekerja dan mengevaluasi kebijakan yang ada,” ujarnya.
Sebelumnya, kedatangan Hermanus ke Kantor Bupati Nunukan pada hari yang sama sempat menyita perhatian masyarakat. Ia datang didampingi sejumlah anggota organisasi masyarakat Tariu Borneo Bangkule Rajak (TBBR) Kabupaten Nunukan.
Peristiwa tersebut sempat memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Namun dalam pernyataannya, Hermanus menegaskan bahwa tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas pemerintahan daerah serta memastikan seluruh jajaran tetap bekerja melayani kepentingan masyarakat Kabupaten Nunukan. (**)
